Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 23 Januari 2026. Kondisi cuaca dipengaruhi oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di Samudra Hindia selatan Sumbawa dengan tekanan minimum 1.001 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot.
Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, sistem ini berpotensi tinggi berkembang menjadi siklon tropis. Bibit Siklon 91S menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta perairan utara Madura hingga Flores. Selain itu, terpantau sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua dan Teluk Carpentaria yang memicu daerah pertemuan dan perlambatan angin.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di wilayah Banten dan DKI Jakarta. Sementara hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Sumatra
-Berawan: Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang
-Hujan Ringan: Bengkulu, Palembang
-Hujan Petir: Bandar Lampung
Jawa
-Hujan Sedang: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya
-Hujan Petir: Serang, Yogyakarta
Bali & Nusa Tenggara
-Hujan Ringan: Denpasar, Kupang
-Hujan Sedang: Mataram
Kalimantan
-Berawan: Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda
Sulawesi
-Berawan: Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate
-Hujan Ringan: Mamuju
Maluku & Papua
-Berawan: Sorong, Jayapura, Merauke
-Hujan Ringan: Ambon, Manokwari, Jayawijaya, Nabire
BMKG memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Flores, Laut Maluku, Laut Seram, dan Laut Arafuru. Sementara gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta Samudra Pasifik utara Papua.
Masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. (E-4)
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved