Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Gizi Nasional (BGN) menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Langkah ini dilakukan setelah capaian perluasan penerima manfaat dinilai telah menunjukkan hasil signifikan sepanjang 2025.
“Di tahun 2026 kualitas adalah tujuan utama Badan Gizi Nasional. Dari segi penerima manfaat makan bergizi, kita sudah bisa melihat penerima manfaatnya,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana dalam agenda rapat dengar pendapat Komisi IX dengan BGN, Selasa (20/1).
Dadan menyebut, akreditasi SPPG dan sertifikasi SPPG akan menjadi instrumen untuk memastikan mutu layanan, kepatuhan terhadap standar keamanan pangan, serta konsistensi penerapan standar operasional prosedur di lapangan.
Dalam skema tersebut, SPPG akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kualitas, mulai dari unggul dengan nilai A, sangat baik dengan nilai B, hingga baik dengan nilai C. SPPG yang belum memenuhi standar akan didorong untuk melakukan perbaikan agar dapat terakreditasi.
“Ini sekaligus menyampaikan bahwa di tahun 2026 kualitas adalah tujuan utama Badan Gizi Nasional,” kata dia.
Upaya peningkatan kualitas ini juga didorong oleh evaluasi terhadap kejadian keamanan pangan sepanjang 2025. BGN mencatat puncak kejadian gangguan kesehatan terjadi pada Oktober 2025 dengan 85 kasus, kemudian menurun menjadi 40 kasus pada November dan 12 kasus pada Desember. Pada Januari 2026 tercatat 10 kejadian. Penurunan tersebut dinilai menunjukkan perbaikan penerapan SOP seiring bertambahnya jumlah SPPG.
“Dengan peningkatan jumlah SPPG yang lebih signifikan, kasus kejadian justru menurun. Ini menunjukkan bahwa aspek perbaikan penerapan SOP keamanan pangan terjadi sangat signifikan,” ujarnya.
Saat ini, sekitar 32% SPPG telah memenuhi standar laik higiene sanitasi. BGN menargetkan angka tersebut terus meningkat seiring pelaksanaan akreditasi dan sertifikasi secara bertahap di seluruh Indonesia.
Selain aspek keamanan pangan, peningkatan kualitas layanan juga mencakup penguatan sumber daya manusia, tata kelola, serta pengawasan. Dadan menyatakan akreditasi akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap kinerja SPPG, termasuk dalam pengelolaan bahan baku, operasional dapur, dan distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat.
Program MBG sendiri hingga pertengahan Januari 2026 telah menjangkau sekitar 58,3 juta penerima manfaat melalui lebih dari 21 ribu SPPG di berbagai wilayah. Pada 2026, BGN menargetkan cakupan penerima manfaat meningkat hingga 82,9 juta orang, seiring ekspansi SPPG di wilayah aglomerasi dan daerah terpencil.
“Dari sisi jumlah kita sudah mengejar, sekarang fokus kita adalah kualitas layanan agar intervensi gizi benar-benar memberikan dampak bagi hak anak Indonesia,” pungkas Dadan. (H-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan data statistik terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hingga saat ini.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sebanyak 60,2 juta orang penerima manfaat.
Presiden Prabowo menyatakan dana MBG bersumber dari hasil efisiensi dan penghematan terhadap praktik belanja negara yang selama ini tidak produktif dan rawan
PRESIDEN Prabowo Subianto curhat soal pertama kali meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo mengaku sempat mendapat ejekan dari kalangan intelektual.
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau kelompok rentan.
Program pertama yang diajukan Mendikdasmen dalam ABT itu adalah anggaran untuk program revitalisasi Satuan Pendidikan.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dalam APBN.
KPK memetakan potensi korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai muncul dugaan mark up bahan baku dapur SPPG.
Layanan pengaduan ke akun media sosialnya baik Instagram maupin Tiktok akan ditampung dan ditindaklanjuti.
UNGGAHAN di media sosial menarasikan bahwa Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak benar atau hoaks
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved