Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Banyak yang Ngeluh Kena 'Super Flu', Begini Cara Lindungi Diri Biar tak Terlular

Abi Rama
12/1/2026 22:01
Banyak yang Ngeluh Kena 'Super Flu', Begini Cara Lindungi Diri Biar tak Terlular
Ilustrasi.(freepik)

KEMUNCULAN Super flu yang disebabkan oleh virus Influenza A (H3N2) subclade K membuat masyarakat waspada. Meski tidak menimbulkan gejala flu baru dibanding influenza biasa, virus ini dapat menyebabkan sakit lebih berat, lebih lama, dan meningkatkan risiko komplikasi, terutama pada lansia dan orang dengan penyakit penyerta.

Begini Cara Lindungi Diri Biar Tak Terlular Super Flu

Seperti influenza lainnya dan COVID-19, super flu menular melalui droplet atau percikan cairan yang keluar saat berbicara, batuk, bersin, atau bersentuhan dekat dengan orang yang terinfeksi. Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan sangat penting untuk diterapkan.

Langkah-langkah Pencegahan SuperFlu

1. Isolasi Mandiri saat Sakit

Hindari beraktivitas di luar rumah saat demam atau batuk. Aktivitas bisa kembali dilakukan sekitar 24 jam setelah demam hilang tanpa obat penurun panas. Ini merupakan cara paling efektif untuk memutus rantai penularan.

2. Gunakan Masker di Tempat Ramai dan Situasi Berisik

Masker menurunkan risiko penularan droplet jarak dekat. Gunakan saat mengalami gejala flu atau berada di ruang tertutup dengan banyak orang.

3. Cuci Tangan dan Terapkan Etika Batuk

Cuci tangan dengan sabun lebih dari 20 detik di bawah air mengalir, atau pakai hand sanitizer bila air tidak tersedia. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, serta hindari menyentuh wajah sebelum tangan bersih.

4. Pastikan Sirkulasi Udara Baik

Buka jendela dan ventilasi ruangan untuk memastikan aliran udara. Ruangan tertutup tanpa sirkulasi meningkatkan risiko penularan virus.

5. Lindungi Kelompok Rentan

Lansia dan orang dengan penyakit penyerta (komorbid) berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Batasi kontak sosial, pakai masker jika ada anggota keluarga yang sakit, dan selalu cuci tangan sebelum berinteraksi dengan mereka.

6. Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Istirahat yang cukup, tidur berkualitas, konsumsi makanan bergizi, dan minum cukup cairan membantu tubuh melawan infeksi.

Beberapa gejala infeksi virus H3N2 subclade K yang umum muncul antara lain demam tinggi dan mendadak, nyeri otot dan sendi lebih hebat, lemas ekstrem, sakit kepala berat, batuk persisten, dan durasi sakit lebih lama. Pada kasus tertentu, infeksi ini bisa menyebabkan pneumonia virus atau memperburuk kondisi asma dan PPOK. Lansia atau kelompok berisiko tinggi lebih sering memerlukan rawat inap. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya