Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Flu masih menjadi salah satu penyakit yang paling mudah menyerang anak, terutama di musim hujan atau saat angka infeksi virus lain seperti covid-19 dan RSV ikut meningkat. Mengutip dari laman Jhons Hopkins Medicine, sebagian anak memiliki risiko lebih tinggi tertular flu dibandingkan yang lain. Untuk itu, penting bagi orang tua mengenali ciri anak yang rentan flu, gejala awal, serta cara pencegahannya.
Anak lebih mudah terkena flu jika berada pada tiga keadaan berikut:
Selain itu, anak balita serta anak yang memiliki penyakit bawaan tertentu memiliki risiko lebih besar mengalami flu berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Beberapa kondisi medis yang membuat anak lebih rentan mengalami komplikasi flu meliputi:
Anak yang menggunakan aspirin jangka panjang, atau tinggal bersama keluarga yang memiliki penyakit kronis, juga disarankan lebih waspada karena risiko penularan meningkat.
Flu pada anak biasanya berkembang cepat dan memengaruhi seluruh tubuh. Gejala yang umum muncul antara lain:
Pada beberapa kasus, anak juga bisa mengalami mual, muntah, atau diare. Kebanyakan anak sembuh dalam waktu sekitar satu minggu, tetapi rasa lelah bisa bertahan hingga tiga hingga empat minggu. Flu juga dapat berkembang menjadi infeksi paru-paru (pneumonia) dan berpotensi fatal bila tidak ditangani.
Karena flu disebabkan oleh virus, antibiotik tidak diberikan, kecuali bila anak mengalami pneumonia akibat bakteri. Orang tua dianjurkan berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat dan efek samping obat yang diberikan.
Cara terbaik mencegah flu adalah melalui vaksin flu tahunan. Vaksin tersedia dalam bentuk suntikan dan semprotan hidung. Untuk anak usia 6 bulan hingga 8 tahun yang baru pertama kali mendapatkan vaksin flu, diperlukan dua dosis dengan jarak satu bulan untuk memastikan perlindungan optimal. Vaksin ini sangat dianjurkan untuk semua anak usia 6 bulan ke atas, terutama mereka yang memiliki kondisi kesehatan berisiko tinggi.
Selain vaksinasi, langkah lain yang dapat dilakukan adalah:
(E-3)
Dengan memahami cara penularan dan gejala yang muncul, kita dapat lebih baik melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved