Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI flu atau vaksin influenza merupakan langkah penting untuk melindungi tubuh dari serangan virus flu musiman. Dengan melakukan vaksin flu setiap tahun, tubuh membentuk kekebalan yang mampu melawan virus influenza sehingga risiko infeksi dan komplikasi berat dapat dicegah.
Mengutip dari laman Tzu Chi Hospital, influenza adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat mudah menular. Penularan terjadi melalui percikan cairan (droplet) dari orang yang terinfeksi ketika batuk, bersin, atau berbicara. Saat droplet ini terhirup atau menempel pada permukaan yang kemudian disentuh hidung, mulut, atau mata, virus dapat masuk ke tubuh dengan mudah.
Gejala flu biasanya muncul 1-4 hari setelah terpapar virus. Meskipun sering kali sembuh sendiri, pada kelompok tertentu flu bisa menyebabkan komplikasi serius. Kelompok berisiko antara lain anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti jantung, diabetes, atau gagal ginjal.
Berbeda dengan vaksin lain yang cukup diberikan sekali seumur hidup, vaksin influenza harus diulang setiap tahun. Alasannya, virus influenza terus mengalami mutasi genetik atau perubahan bentuk. Setiap tahun, jenis virus yang dominan bisa berbeda dari tahun sebelumnya.
Para ahli kesehatan dunia selalu memperbarui formula vaksin agar sesuai dengan varian virus flu yang paling banyak beredar. Selain itu, antibodi hasil vaksin tidak bertahan selamanya. Seiring waktu, kadar antibodi dalam tubuh menurun, sehingga perlindungan terhadap flu pun ikut berkurang.
Kesimpulan: vaksinasi influenza tahunan penting agar tubuh tetap terlindungi dari virus yang terus bermutasi.
Banyak masyarakat masih khawatir bahwa vaksin flu bisa menyebabkan flu itu sendiri. Faktanya, vaksin influenza mengandung virus yang sudah tidak aktif (inaktif), sehingga tidak dapat menimbulkan penyakit. Vaksin justru membantu tubuh mengenali virus dan membentuk sistem kekebalan yang siap melawan jika virus menyerang.
Selain melindungi diri sendiri, vaksin flu juga melindungi orang lain di sekitar Anda. Ketika sebagian besar orang sudah divaksin, penyebaran virus menjadi lebih sulit terjadi. Kondisi ini disebut herd immunity atau kekebalan kelompok, yang juga membantu melindungi bayi dan individu dengan kondisi kesehatan khusus yang belum bisa divaksinasi.
Siapa pun bisa terkena flu, namun beberapa kelompok lebih berisiko tinggi:
Setelah vaksinasi, tubuh membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk membentuk antibodi pelindung. Karena itu, vaksin flu sebaiknya dilakukan sebelum musim flu tiba atau sebelum melakukan perjalanan jauh.
Vaksin influenza dapat diberikan mulai dari bayi usia enam bulan ke atas dan direkomendasikan setiap tahun. (Tzu Chi Hospital/Halodoc.Z-10)
Terkait perlindungan pada anak, IDAI merekomendasikan pemberian vaksin influenza dimulai sejak usia enam bulan.
Kemenkes menegaskan bahwa situasi influenza A H3N2 subclade K atau Super Flu terkendali serta dilaporkan tak ada peningkatan keparahan apabila dibandingkan dengan clade atau subclade manapun
Kemenkes melaporkan ada 62 kasus super flu di Indonesia, Beberapa gejala super flu atau infeksi Influenza A H3N2 subclade K dan cara mencegahnya
Kemenkes menegaskan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved