Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat meminta agar masyarakat supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap virus influenza A (H3N2) subclade K dan perlu diperkuat pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas. Penyebaran virus yang terjadi, di Kota Tasikmalaya belum ditemukan dan Dinkes terus menerapkan pola hidup sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra mengatakan, kasus virus influenza A (H3N2) subclade K yang terjadi di Kota Bandung diketahui 10 warga diduga terinfeksi setelah menjalani pemeriksaan menggunakan metode whole genome sequencing. Namun, di Kota Tasikmalaya tidak ada kasus tapi selama ini harus diwaspadai bersama dan menjaga pola hidup sehat.
"Berdasarkan informasi virus influenza A (H3N2) subclade K telah terdeteksi berada di Bandung dan 10 warga sekarang tengah menjalani pemeriksaan menggunakan metode whole genome sequencing. Kami meminta agar masyarakat selalu waspada, dan kembali membiasakan keluar rumah memakai masker," katanya, Selasa (6/1/2026).
Ia mengatakan, kasus influenza tidak jauh dari Covid-19 dan sebenarnya pencegahan pengendalian yang paling utama dilakukan menggunakan alat pelindung diri (APD), membatasi penggerakan dan kalau sakit jangan beraktivitas keluar. Karena, virus subclade K flu tidak biasa hingga proses penyembuhan harus dilakukan dengan pemeriksaan lanjutan.
"Penyakit ini tidak jauh berbeda dengan flu biasa, meski penularannya cenderung lebih cepat. Kalau flu ini tidak biasa, karena bisa bermutasi segala macam, kalau flu biasa ke orang sakit tidak menimbulkan hal lain. Namun, virus Subclade K ini flu tidak biasa dan proses penyembuhan harus dilakukan dengan pemeriksaan lantaran virus ini bermutasi hingga bertahan hidup dan hampir sama seperti covid-19," ujarnya.
Menurutnya, penyebaran virus influenza A (H3N2) subclade K di Bandung sekarang tidak ada kasus yang terjadi di Kota Tasikmalaya dan yang perlu dijaga yakni pola hidup sehat, makan serta asupan vitamin teratur. Karena, memang lebih kepada bagaimana pencegahan primer dilakukan dengan cara menjaga jarak, menggunakan APD, bagi yang sakit jangan keluar rumah.
"Kami minta agar warga selalu menjaga imun tubuh lantaran musim hujan sangat berpengaruh, perlu asupan vitamin yang cukup. Karena, suhu tubuh turun dapat menyebabkan penyakit lebih mudah hingga berkembang makanya sekarang ini banyak warga terserang batuk dan flu," pungkasnya. (H-2)
Satu kasus muncul di Kabupaten Sleman saat memeriksakan diri ke rumah sakit pada September 2025.
Super flu pada dasarnya merupakan virus influenza yang telah mengalami mutasi, sehingga muncul subklausa baru yakni Influenza A H3N2 Subclade K.
Masyarakat kembali diingatkan untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan masing-masing untuk mencegah kasus super flu.
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta pemerintah merespons temuan super flu secara terukur, berbasis sistem, dan tanpa memicu kepanikan publik.
Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur.
Virus Influenza H3N2 bukan virus baru dan merupakan bagian dari influenza musiman yang beredar setiap tahun.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Masyarakat perlu dijelaskan bahwa virus influenza yang saat ini banyak ditemukan di berbagai negara tidak selalu lebih berat, tetapi memang lebih mudah menular.
Dinkes Batam belum menerima laporan adanya kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal masyarakat sebagai super flu.
Pemkot Bengkulu, Provinsi Bengkulu, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait antisipasi penyebaran virus super flu selama Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved