Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Kemenkes: Kasus Super Flu Paling Banyak Ditemukan di Jawa Timur

M Iqbal Al Machmudi
04/1/2026 12:26
Kemenkes: Kasus Super Flu Paling Banyak Ditemukan di Jawa Timur
Ilustrasi(Dok Istimewa)

BERDASARKAN analisis epidemiologi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang disebut super flu paling banyak ditemukan di Provinsi Jawa Timur. 

"Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak," kata Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine dikutip pada Minggu (4/1).

Dari 62 kasus yang tercatat, sekitar 23 kasus ditemukan di Provinsi Jawa Timur, kemudian 18 kasus di Kalimantan Selatan, 10 kasus di Jawa Barat, 5 kasus di Sumatra Selatan, 3 kasus di Sumatra Utara, dan di Jawa Tengah; Sulawesi Utara; serta DI Yogyakarta yang masing-masing 1 kasus.

Analisis epidemiologi tersebut juga menemukan bahwa mayoritas kasus paling banyak ditemukan terjadi pada perempuan yakni sekitar 64,5% atau sekitar 40 kasus. 

"Kemenkes RI menegaskan akan terus memperkuat surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan untuk merespons perkembangan situasi influenza sesuai dinamika yang ada," ujar dia.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta. Vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian.

"Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan," pungkasnya.(H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya