Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi kembali diluncurkan hari ini di sekolah-sekolah pada 2026. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa guru juga harus mendapatkan MBG, mengingat masih ada beberapa sekolah yang belum menyalurkan makanan tersebut untuk tenaga pendidik.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, saat meninjau MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis, menegaskan bahwa pemberian MBG untuk guru telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Perluasan Penerima MBG.
"Semua guru harus dapat ya, sudah tertuang dalam Perpres, masa 39 guru di sekolah ini belum dapat? Harus dijalankan ya, semua tenaga pendidik, termasuk mau itu tenaga kebersihan, yang menyapu, tenaga Tata Usaha (TU) juga harus dapat," kata Nanik saat menegur Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hadir di lokasi.
Selain itu, Nanik mendorong setiap SPPG lebih kreatif dalam menyajikan menu MBG, terutama menyediakan ikan yang kaya protein bagi siswa.
"Mungkin mereka ingin ikan lele, jangan telur terus, karena kalau permintaannya banyak harganya bisa naik, jaga supaya enggak naik maka ganti jadi ikan," ujarnya.
Nanik menambahkan, ia akan kembali ke SMK Negeri 1 Jakarta pekan depan untuk memastikan seluruh guru telah menerima MBG, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto.
"Minggu depan saya ke sini lagi, tolong ya benar-benar diberikan untuk guru," tegasnya.
Di sisi lain, saat berbincang dengan siswa Kelas X Teknik Konstruksi Perumahan (TKP), Jihan, Nanik melihat siswa itu menangis terharu karena menerima MBG.
"Enggak apa-apa, makanya setelah dapat MBG ini harus lebih semangat lagi sekolahnya, ya!," ujar Nanik sambil mengusap bahu siswi tersebut.
Kepala SPPG Kemayoran II Jakarta Pusat, Adiwiyata Bima Saraswata, yang mengawasi distribusi MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, memastikan cakupan MBG akan diperluas tidak hanya untuk siswa, tetapi juga guru, tenaga tata usaha, dan tenaga kebersihan.
Sepanjang 2025, BGN mencatat telah membangun 19.188 SPPG di seluruh Indonesia dengan penerima manfaat sebanyak 55,1 juta orang, termasuk siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menargetkan jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 82,9 juta pada Februari 2026. (Ant/E-4)
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta Badan Gizi Nasional (BGN) agar menekankan pentingnya tidak terlalu memaksakan diri atau ngoyo dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa di awal tahun ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 19.800 unit.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved