Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BGN Tegaskan Guru Wajib Terima MBG di 2026, demi Pemenuhan Gizi Optimal

Media Indonesia
08/1/2026 15:41
BGN Tegaskan Guru Wajib Terima MBG di 2026, demi Pemenuhan Gizi Optimal
Para siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) SMP N 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat,Selasa (16/12/2025).(MI/Usman Iskandar)

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi kembali diluncurkan hari ini di sekolah-sekolah pada 2026. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa guru juga harus mendapatkan MBG, mengingat masih ada beberapa sekolah yang belum menyalurkan makanan tersebut untuk tenaga pendidik.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, saat meninjau MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis, menegaskan bahwa pemberian MBG untuk guru telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Perluasan Penerima MBG.

"Semua guru harus dapat ya, sudah tertuang dalam Perpres, masa 39 guru di sekolah ini belum dapat? Harus dijalankan ya, semua tenaga pendidik, termasuk mau itu tenaga kebersihan, yang menyapu, tenaga Tata Usaha (TU) juga harus dapat," kata Nanik saat menegur Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hadir di lokasi.

Selain itu, Nanik mendorong setiap SPPG lebih kreatif dalam menyajikan menu MBG, terutama menyediakan ikan yang kaya protein bagi siswa.

"Mungkin mereka ingin ikan lele, jangan telur terus, karena kalau permintaannya banyak harganya bisa naik, jaga supaya enggak naik maka ganti jadi ikan," ujarnya.

Nanik menambahkan, ia akan kembali ke SMK Negeri 1 Jakarta pekan depan untuk memastikan seluruh guru telah menerima MBG, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Minggu depan saya ke sini lagi, tolong ya benar-benar diberikan untuk guru," tegasnya.

Di sisi lain, saat berbincang dengan siswa Kelas X Teknik Konstruksi Perumahan (TKP), Jihan, Nanik melihat siswa itu menangis terharu karena menerima MBG.

"Enggak apa-apa, makanya setelah dapat MBG ini harus lebih semangat lagi sekolahnya, ya!," ujar Nanik sambil mengusap bahu siswi tersebut.

Kepala SPPG Kemayoran II Jakarta Pusat, Adiwiyata Bima Saraswata, yang mengawasi distribusi MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, memastikan cakupan MBG akan diperluas tidak hanya untuk siswa, tetapi juga guru, tenaga tata usaha, dan tenaga kebersihan.

Sepanjang 2025, BGN mencatat telah membangun 19.188 SPPG di seluruh Indonesia dengan penerima manfaat sebanyak 55,1 juta orang, termasuk siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menargetkan jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 82,9 juta pada Februari 2026. (Ant/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik