Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Arti Ya Hayyu Ya Qayyum: Makna, Dalil, dan Keutamaan Doa

Wisnu Arto Subari
01/1/2026 23:26
Arti Ya Hayyu Ya Qayyum: Makna, Dalil, dan Keutamaan Doa
(Dok Istimewa)

Memahami arti Ya Hayyu Ya Qayyum merupakan pintu gerbang untuk menyelami kedalaman makrifat kepada Allah SWT. Frasa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan gabungan dari dua nama agung Allah SWT (Asmaul Husna) yang memiliki kekuatan spiritual luar biasa.

Dalam berbagai literatur Islam dan hadis Nabi Muhammad SAW, kedua nama ini sering disebut sebagai Ismullah al-A'zham atau Nama Allah yang Paling Agung, yang jika digunakan untuk berdoa, niscaya doa tersebut akan dikabulkan.

Makna Linguistik dan Teologis

Secara bahasa, lafal ini terdiri dari dua kata utama, yaitu Al-Hayyu dan Al-Qayyum. Kedua sifat ini menggambarkan kesempurnaan dzat Allah yang mutlak dan tidak bergantung pada apapun.

1. Al-Hayyu (Maha Hidup)

Al-Hayyu berarti Yang Maha Hidup. Kehidupan Allah SWT adalah kehidupan yang sempurna, kekal, dan abadi. Berbeda dengan kehidupan makhluk yang berawal dan berakhir (mati), serta membutuhkan penunjang seperti makan dan minum, kehidupan Allah adalah mutlak. Dia tidak mengantuk, tidak tidur, dan tidak akan pernah binasa. Sifat ini menegaskan bahwa Allah adalah sumber dari segala kehidupan di alam semesta.

2. Al-Qayyum (Maha Berdiri Sendiri)

Al-Qayyum memiliki arti Yang Maha Berdiri Sendiri atau Yang Maha Mengurus makhluk-Nya secara terus-menerus. Allah tidak membutuhkan bantuan siapapun untuk mengatur alam semesta. Sebaliknya, seluruh makhluk sangat bergantung kepada-Nya (ifthiqar). Tanpa sifat Al-Qayyum, tatanan langit dan bumi akan hancur berantakan.

Dalil dalam Al-Qur'an

Kedua nama mulia ini disebutkan secara beriringan dalam beberapa ayat Al-Qur'an. Ayat yang paling masyhur dan sering dibaca oleh umat Muslim adalah dalam Ayat Kursi yang terdapat pada Surat Al-Baqarah ayat 255.

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi." (QS. Al-Baqarah: 255)

Selain itu, lafal ini juga terdapat dalam permulaan Surat Ali Imran ayat 2:

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya)." (QS. Ali Imran: 2)

Baca juga: 99 Asmaul Husna Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan dan Hadis Nabi SAW

Banyak ulama berpendapat bahwa rahasia pengabulan doa terletak pada penyebutan kedua nama ini. Hal ini didasarkan pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah.

Rasulullah SAW pernah mendengar seseorang berdoa dengan menyebut, "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu bahwasanya bagi-Mu segala pujian, tidak ada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Pemberi nikmat, Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri (Ya Hayyu Ya Qayyum)."

Mendengar itu, Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh ia telah berdoa kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung (Al-Ism Al-A'zham), yang jika seseorang berdoa dengannya maka akan dikabulkan, dan jika meminta dengannya maka akan diberi."

Baca juga: Ini 99 Asmaul Husna sebagai Wirid dan Doa serta Lantunannya

Doa Istighatsah: Ya Hayyu Ya Qayyum

Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca, terutama saat sedang menghadapi kesulitan, kesedihan, atau masalah yang pelik, adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada putrinya, Fatimah Az-Zahra. Doa ini dikenal sebagai doa istighatsah (memohon pertolongan).

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Latin: Ya Hayyu Ya Qayyum bi rahmatika astaghitsu, wa ashlih li sya'ni kullahu wa la takilni ila nafsi tharfata 'ainin.

Artinya: "Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, perbaikilah segala urusanku, dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri (walau) sekejap mata." (HR. An-Nasai dan Al-Hakim)

Baca juga: Asmaul Husna Allah Al-Waliy yang Membela Makhluk-Nya

Manfaat Mengamalkan Dzikir Ini

Mengamalkan dzikir dengan memanggil nama Ya Hayyu Ya Qayyum memiliki dampak psikologis dan spiritual yang mendalam bagi seorang Muslim. Berikut adalah beberapa keutamaannya:

  • Menghidupkan Hati yang Lalai: Sebagaimana sifat-Nya yang Maha Hidup, berdzikir dengan nama ini dapat menghidupkan kembali hati yang redup atau mati karena dosa, menjadikannya lebih peka terhadap hidayah.
  • Ketenangan Jiwa: Menyadari bahwa Allah adalah Al-Qayyum (Maha Mengurus) memberikan ketenangan bahwa segala urusan hidup kita berada dalam tanggungan Dzat yang tidak pernah lalai.
  • Dikabulkannya Hajat: Sesuai dengan hadis Nabi, menyertakan nama ini dalam doa adalah wasilah (perantara) yang kuat agar doa diijabah oleh Allah SWT.
  • Kekuatan Menghadapi Masalah: Mengucapkan doa ini adalah bentuk penyerahan diri total (tawakal), yang memberikan kekuatan mental bahwa manusia lemah dan hanya Allah yang mampu menyelesaikan segala perkara.

Dengan memahami arti Ya Hayyu Ya Qayyum, umat Islam diharapkan tidak hanya sekadar melafalkannya di lisan, namun juga meresapi maknanya di dalam hati. Pengakuan akan kemahakuasaan Allah yang hidup kekal dan mengurus segalanya adalah pondasi tauhid yang kokoh.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya