Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu asmaul husna atau nama-nama terindah Allah yang akan kami bahas kali ini yaitu Al-Waliy atau Al-Wali. Dalam kehidupan sehari-hari sejatinya kita sering mendengar bahasa serapannya di Indonesia seperti walisongo atau wali kelas.
Nah, kalau wali songo itu berarti seseorang yang memiliki wawasan keagamaan yang luas, berbudi mulia, dekat sama Allah, bahkan mereka yang memiliki karomah. Nah, salah satu asma Allah itu Al-Wali. Pertanyaannya apakah makna wali pada manusia sama dengan makna wali dalam asmaul husna itu?
Melansir @limproduction di Instagram, makna wali itu beragam, tergantung konteks kata itu disandingkan kepada subjeknya. Kata dasarnya berasal dari fiil madhi. Kata ولی dibaca wali yang berarti dekat.
Baca juga: Asmaul Husna, Arti dan Hubungan Al-Qawiy dengan Al-Matin
Nah, selanjutnya makna ini berkembang menjadi makna-makna baru, seperti pendukung, pembela, pelindung, yang mencintai, lebih utama, dan lain-lainnya. Yang intinya, ialah kedekatan.
Contoh, orang alim ialah wali Allah berarti orang yang dekat dengan Allah. Bapak A menjadi wali nikahnya Mbak B berarti Bapak A ialah orang yang menguasai dan menjadi pelindung dari Mbak B.
Baca juga: Makna Al-Wakil Asmaul Husna Allah sebagai Zat yang Dipasrahi
Kalau lafal ولی dibuat bentuk af'al at-tafdhil menjadi اولى (dibaca auliya) berarti lebih utama. Sedangkan makna Al-Waliy atau kedekatan yang ada pada Allah bisa diartikan dengan pengetahuan tentang mereka atau mahkluk Allah atau cinta, pembelaan, dan bantuan-Nya.
Namun, iblis atau setan juga bisa disandingkan dengan kata wali juga. Hal ini bisa dilihat di surat An-Nisa' ayat 76.
Baca juga: Sekilas Kehidupan Abu Tsaur Murid Imam Syafii dan Imam Ahmad
Dan orang-orang yang kufur berperang di jalan tagut. Perangilah kawan-kawan setan itu. Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.
Redaksinya memakai أوْلِيَاء jamak taksir dari وَلِيّ. Di sini dapat diartikan dengan kawan-kawan setan. (Z-2)
Pelajari makna mendalam Al-Waali (Yang Maha Memerintah), dalil Al-Qur'an, amalan zikir, serta perbedaan mendasarnya dengan Al-Waliy (Yang Maha Melindungi).
Apa doa Nabi Khidir yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib? Berikut penjelasannya.
Seorang selebgram transgender Indonesia menjadi sorotan setelah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci dengan mengenakan hijab syar'i, pakaian yang biasa dikenakan perempuan Muslim.
Apa saja urutan dan bacaan zikir sore atau petang? Berikut uraiannya.
Pertanyaannya, mengapa telinga bayi yang baru lahir dianjurkan untuk diazani? Berikut penjelasannya.
BANYAK musibah terjadi di sekitar kita. Ada doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW agar kita dilindungi Allah dari musibah yang kita saksikan untuk selamanya.
Untuk mendekatkan diri kepada Allah bisa kalian lakukan dengan beberapa cara. Tentu cara yang paling utama adalah dengan melaksanakan ibadah dan kewajiban sebagai umat Muslim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved