Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIRI firma analitik big data Evello, Dudy Rudianto menyampaikan bahwa penyerahan uang Rp6,6 triliun oleh satgas PKH ke negara sudah ditonton oleh masyarakat melalui paltform Tiktok hingga 54 juta kali.
“Interaksi yang tercipta mencapai 1,9 juta kali yang menunjukkan besarnya animo publik melalui platform Tiktok” terang Dudy.
Dukungan itu juga terlihat dari semangat warga Tiktok Indonesia untuk menyebarkan video-video tiktok ke berbagai platform. Dari analitik ini, ditemukan total sebaran video keberhasilan Satgas PKH dari tiktok berbagai platform mencapai 212 ribu.
“Selain besarnya sebaran, Evello juga melihat adanya temuan menarik yaitu sebaran dari Tiktok ke Whatsapp mencapai 21 ribu dan bahkan warga Tiktok juga ramai mengunduh video-video Tiktok tentang kerja Satgas PKH sebanyak 44 ribu unduhan” terangnya lebih lanjut.
Warga Tiktok juga ramai berkomentar tentang keberhasilan ini. Jumlah percakapan kata Dudy mencapai 93 ribu komentar dengan beragam topik.
Dari pendalam terhadap interaksi yang ada, Evello mendeteksi adanya 65% percakapan yang memberikan apresiasi terhadap penegakan hukum dan legitimasi kepemimpinan, baik terhadap Presiden Prabowo dan Satgas PKH. “Pada kelompok percakapan ini, tak jarang mereka memanggil Jaksa Agung dengan sebutan sebagai Mas Adam” terang Dudy lebih lanjut.
Dari 65% percakapan positif tersebut, sebanyak 15% bahkan meminta agar Presiden dan Satgas PKH menghukum siapa saja orang-orang yang berada dibalik korporasi tersebut. “Mereka bahkan meminta agar Satgas PKH membuka terang-benderang siapa saja orang dibalik uang yang disita tersebut” kata Dudy.
Ketika ditanya tentang topik percakapan lainnya, Dudy menjelaskan sebanyak 20% percakapan mengarah pada hubungan bencana ekologis dari kerusakan lingkungan dan desakan agar uangnya digunakan untuk membantu korban bencana di Sumatra. Kelompok pada percakapan ini bahkan menyebutkan jika uang 6,6 triliun belum sebanding dengan jatuhnya korban akibat bencana ekologis.
Tak hanya percakapan positif, Evello juga menemukan 15% cenderung negatif dan netral. “Salah satu percakapan negatif adalah tumpukan uang yang dinilai sebagai gimik, dan harapan agar uang disita dapat digunakan untuk perbaikan ekonomi rakyat kecil” terang Dudy lebih lanjut. (H-2)
Sekretaris DHS Kristi Noem mengklaim hukum ditegakkan secara adil, meski Jake Tapper mencecar soal pengampunan bagi penyerang polisi di peristiwa 6 Januari.
Nasim juga menilai penanganan perkara ini mencerminkan ironi penegakan hukum. Di tengah banyaknya kasus besar yang berdampak luas namun berjalan lambat.
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, penegakan hukum kehutanan dijalankan progresif sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang tengah melakukan penyelidikan terkait kayu gelondongan yang hanyut dan menumpuk usai banjir besar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
survei tentang persepsi publik terhadap Polri oleh CISA sebanyak 68,2 persen responden setuju dengan reformasi polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved