Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Kristen Asal Sumatra Utara (Sumut) menggelar Perayaan Natal Bersama Gereja-Gereja Asal Sumatra Utara Jabodetabek 2025 di Gedung Mulia Raja, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Senin (22/12).
Kegiatan itu menjadi momentum penting tidak hanya sebagai perayaan iman, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi sosial, kemanusiaan, dan kepedulian ekologis masyarakat Kristen asal Sumatra Utara yang kini bermukim di Jakarta dan sekitarnya.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Lingkungan Hidup, Hasyim Djojohadikusumo, yang turut hadir dalam kesempatan itu menyampaikan komitmen kuat pemerintah terhadap perlindungan lingkungan hidup, khususnya ekologi Sumatra Utara.
"Ekologi Indonesia, terutama ekologis Sumatra Utara, sangat-sangat kami perhatikan dan sangat kami dukung," ujar Hasyim.
Adik kandung Presiden Prabowo Subianto itu juga secara tegas membantah berbagai tudingan dan ujaran kebencian yang belakangan beredar di media sosial yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, soal kepemilikan lahan sawit di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat.
"Kebencian dan fitnah itu tidak benar. Prabowo tidak punya lahan sawit satu hektare pun di bumi Indonesia. Ini bohong dan fitnah," ucap Hasyim.
Menurutnya, narasi tersebut sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang merasa terganggu dengan penegakan hukum lingkungan. Ia menyebut adanya indikasi keterlibatan pemilik jutaan hektare kebun sawit ilegal yang ditanam di kawasan hutan lindung dan taman nasional.
Katanya, ada sekitar 3,7 juta hektare sawit ilegal yang ditanam di kawasan yang seharusnya tidak boleh ditanami sawit. "Lebih dari 200 perusahaan, yang pemiliknya kami duga sebagai orang-orang yang jahat, sangat dirugikan jika pemerintah menegakkan hukum. Kami menduga mereka inilah yang menyebar fitnah, bahkan membayar influencer dan bot di media sosial," tudingnya.
Hasyim juga menyinggung aspirasi masyarakat Sumatera Utara terkait persoalan lingkungan, termasuk isu pabrik pulp di kawasan Danau Toba. Ia menyatakan akan menyampaikan langsung aspirasi tersebut kepada Presiden.
"Saya dengar pabrik itu sudah ditutup sementara. Mudah-mudahan ditutup selama-lamanya. Aspirasi masyarakat Sumatra Utara akan saya sampaikan, dan saya yakin Presiden akan menanggapi dengan baik," katanya.
Lebih lanjut, Hasyim menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan atas undangan yang diberikan kepadanya.
Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Sumatra Utara, khususnya jemaat gereja HKBP yang hadir. "Ini kehormatan besar bagi saya dan tidak akan saya lupakan. Tuhan memberkati," ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) periode 2024–2028, Pendeta Victor Tinambunan, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Natal bersama ini.
Menurutnya, perayaan ini menjadi yang pertama kali digelar untuk menyatukan gereja-gereja asal Sumatra Utara yang berada di tiga provinsi.
"Kami sangat bersyukur. Makna Natal bersama ini adalah untuk merekatkan gereja-gereja, merajut kebersamaan dan kekompakan," ujar Pendeta Victor.
Ia menjelaskan, Natal bersama ini juga memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat. Di tengah duka akibat bencana yang masih melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara, panitia dan jemaat sepakat menjadikan perayaan Natal sebagai sarana penggalangan bantuan.
"Panitia sudah melakukan penggalangan dana. Sampai malam ini sudah terkumpul Rp500 juta, ditambah persembahan Natal malam ini yang seluruhnya akan disumbangkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menderita di Sumatra Utara," katanya.
Pendeta Victor juga menyoroti kondisi lingkungan Sumatra Utara yang dinilainya telah mengalami kerusakan parah. Ia menegaskan berbagai bencana yang terjadi merupakan bencana ekologis akibat eksploitasi alam yang berlebihan.
"Alam Sumatra Utara sudah rusak berat. Ini bencana ekologis. Karena itu ke depan harus ada kerja sama semua pihak. Gereja-gereja siap membantu pemerintah untuk memulihkan alam," ujar dia.
Ia menyebut, gereja akan mendorong kesadaran jemaat melalui seruan tobat ekologis, yakni perubahan sikap dan perilaku terhadap lingkungan.
"Kami tidak mau lagi bertoleransi terhadap perusakan lingkungan. Alam adalah harta termahal dan sumber kehidupan kita," katanya.
Ketua Panitia Natal Bersama, Dumoly Freddy Pardede, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas oleh para tokoh dan senior masyarakat Sumatra Utara di Jakarta dengan tujuan menyatukan ide, perasaan, dan peran masyarakat Kristen Sumatra Utara dalam pembangunan bangsa.
"Kami ingin masyarakat Kristen Sumatra Utara berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa dan negara. Banyak dari masyarakat kita adalah kaum profesional yang seharusnya punya peran signifikan," ujarnya.
Menurut Dumoly, pesan utama yang ingin dibawa dalam perayaan ini adalah dorongan agar masyarakat Sumatra Utara turut mengambil peran dalam isu-isu strategis seperti ekologi Danau Toba, hak asasi manusia, serta dampak sosial akibat kerusakan lingkungan. (E-1)
Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) menggelar Perayaan Natal dan Kunci Taong 2026. Acara yang digelar di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kawanua di perantauan untuk mempererat tali persaudaraan.
Mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan tahun ini mengajak hadirin merefleksikan kehadiran Tuhan dalam kehidupan manusia, khususnya melalui keluarga.
Persatuan Wredatana Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pendapa Pemerintah Kabupaten Klaten, Sabtu (10/1).
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Sekber menegaskan bahwa pencabutan izin PBPH PT TPL harus menjadi pintu masuk bagi negara untuk memulihkan alam dan mengembalikan hak-hak masyarakat
Di tengah krisis iklim yang kian nyata, arah kebijakan negara disebut belum beranjak dari pendekatan lama yang justru memperparah kerusakan lingkungan.
Tuntutan ganti rugi Rp4,657 triliun harus dipastikan alokasinya secara langsung untuk pemulihan kehidupan korban bencana secara langsung dan transparan.
KONSORSIUM Pembaruan Agraria (KPA) mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin 28 korporasi yang terbukti melakukan perusakan hutan.
WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai pencabutan 28 perizinan berusaha di Sumatra harus dipandang sebagai langkah awal, bukan akhir.
WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatra Utara (Sumut) mengingatkan bahwa pencabutan izin perhutanan terhadap 28 perusahaan oleh pemerintah berisiko menjadi kebijakan simbolik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved