Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 139.485 rumah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak bencana Sumatra, berupa banjir bandang dan longsor. Angka tersebut merupakan data yang diperoleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman per Minggu (14/12) pukul 17.00 WIB.
Aceh menjadi wilayah terdampak paling besar atas bencana tersebut. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengungkapkan, setidaknya sebanyak 100.569 rumah terdampak di provinsi tersebut.
"Per hari Minggu, 14 Desember kemarin jam 5.00 sore di Aceh, itu yang rusak ringan 38.553, yang rusak sedang 22.204, rusak berat 35.517. Kemudian yang hanyut 4.295. Total rumah terdampak 100.569," ujarnya dalam Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
Sementara di Sumatra Utara, data Kementerian PKP menunjukkan, sebanyak 19.936 rumah mengalami rusak ringan, 4.304 rusak sedang, 4.351 rusak berat, dan 1.135 hanyut karena banjir. Sedangkan di Sumatra Barat tercatat sebanyak 5.634 rumah rusak ringan, 1.174 rumah rusak sedang, 1.577 rumah rusak berat, dan 765 rumah hanyut.
"Jadi total, Bapak Presiden, yang ringan, sedang, rusak berat, dan hanyut, total 139.485. Data per hari Minggu, 14 Desember 2005, jam 5.00 sore," jelas Maruarar.
Dia menambahkan, Kementerian PKP bersama dengan TNI, Polri, BNPB, dan pemerintah daerah telah melakukan survei di 30 titik untuk dijadikan sebagai sarana rekonstruksi dan rehabilitasi. Di Aceh, titik-titik itu berada di Aceh Barat 8 titik, Aceh Selatan 3 titik, Aceh Tamiang 8 titik, Aceh Utara 2 titik, Bireun 1 titik, Nagan Raya 1 titik, Pidie 1 titik, Pidie Jaya 1 titik, Langsa 2 titik, Lhoksemawe 2 titik, dan Subulussalam 1 titik.
Kemudian Sumatera Utara titik tersebut berada di Sibolga 2 titik, Tapanuli Utara 2 titik, Tapanuli Tengah 5 titik, dan Tapanuli Selatan 4 titik. Sedangkan di Sumatera Barat berada di Kota Padang 3 titik, Tanah Datar 1 titik, Padang Panjang 1 titik, Kabupaten Agam 2 titik, dan Pesisir Selatan 1 titik.
Ara, sapaan karib Maruarar menuturkan, pemerintah sejauh ini diperkirakan mampu membangun 2.600 hunian tetap bagi warga terdampak bencana.
"Sebelum ada lembaga siapa yang nanti mengoordinir, kalau boleh kami bisa rapat dulu sekali, Pak, supaya ada dari Hukum (Menteri Hukum) bisa status tanahnya, dengan Menteri PU, Perhubungan, BNPB, supaya kita bisa jalan. Minggu ini sudah mulai membangun," pungkasnya.
(H-3)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangÂ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved