Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDI wajib adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar sehingga seseorang kembali suci dan boleh melakukan ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, thawaf, dan ibadah lainnya.
Mandi wajib disebut juga ghusl, yaitu menyiram seluruh tubuh dengan air secara merata disertai niat.
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla liraf‘il hadatsil akbari lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala.”
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla minal janābati lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku berniat mandi untuk menghilangkan janabah karena Allah Ta'ala.”
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla liizālatil janābati lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan janabah karena Allah Ta'ala.”
Boleh dibaca dalam hati atau dilafalkan.
Cuci tangan sebelum masuk ke tahap berikutnya.
Gunakan tangan kiri untuk membersihkan kotoran atau najis.
Boleh menyempurnakan wudhu pada tahap ini atau menunda mencuci kaki di akhir.
Pastikan air merata sampai ke kulit kepala dan akar rambut.
Mulai dari bagian kanan, lalu kiri. Pastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal, termasuk lipatan kulit, ketiak, dan belakang telinga.
Boleh sambil meratakan air agar benar-benar mengenai semua bagian.
Niat mandi wajib dibaca dalam hati untuk menghilangkan hadas besar. Lalu siram seluruh tubuh dengan air harus mengenai seluruh permukaan tubuh tanpa terkecuali. (Z-4)
Sumber: kemenag, akuislam
Simak bacaan doa setelah mandi wajib lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya. Pelajari juga tata cara mandi junub yang benar sesuai sunnah di sini.
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Simak panduan lengkap tata cara mandi wajib (junub) yang benar sesuai syariat. Ketahui niat mandi besar setelah haid, nifas, atau berhubungan intim agar ibadah sah dan suci.
Panduan lengkap Mandi Junub (Mandi Wajib). Pahami 2 Rukun wajib, niat, dan sunnah penyempurna agar ibadah Anda (Shalat, Thawaf, dll.) sah.
Mandi wajib merupakan mandi besar yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami istri, keluar mani, haid, nifas, atau mimpi basah.
Mandi wajib untuk laki-laki dilakukan dengan niat menghilangkan hadas besar dan menyiram seluruh tubuh hingga merata. Jika niat dan rukun terpenuhi, maka mandi wajib sah.
Apakah mandi besar (mandi wajib/mandi junub) boleh pakai sabun dan sampo? Simak penjelasan Ning Sheila Hasina dan Gus Baha agar mandi junub sah dan tidak menjadi mutaghayir.
Mandi wajib dilakukan karena beberapa sebab, antara lain junub, haid, nifas, melahirkan, serta meninggal dunia. Mandi ini tidak hanya membersihkan tubuh secara fisik
Dalam Islam, mandi wajib disebut juga mandi junub. Mandi ini bersifat wajib, sehingga tidak boleh ditinggalkan ketika seseorang berada dalam keadaan hadas besar.
Mandi wajib dilakukan ketika seseorang mengalami hal seperti keluar air mani termasuk mimpi basah, berhubungan suami istri, selesai masa haid atau nifas, dan melahirkan.
Mandi wajib juga disebut mandi junub dan dilakukan ketika seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid atau nifas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved