Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini untuk Rabu, 10 Desember 2025. Dalam laporan prakiraan cuaca BMKG, terpantau adanya cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia yang dipengaruhi oleh sistem atmosfer cukup kompleks, termasuk Bibit Siklon Tropis 91S yang terbentuk di Samudera Hindia barat Bengkulu.
Bibit siklon tersebut bergerak ke arah timur dan berpotensi meningkatkan kecepatan angin hingga lebih dari 25 knot di Samudera Hindia barat Sumatra. Kondisi ini menciptakan low level jet yang kuat serta membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) memanjang di sekitar perairan Bengkulu dan Sumatra Barat. BMKG juga mendeteksi perkembangan low pressure area di Laut Sawu yang diprediksi bergerak menuju Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), sehingga meningkatkan potensi terbentuknya awan hujan di kawasan tersebut.
Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di tiga wilayah: Laut Cina Selatan, Samudera Pasifik utara Papua, dan Laut Arafuru utara Australia. Ketiga sistem ini memperluas area konvergensi mulai dari Laut Cina Selatan, wilayah Papua bagian utara, hingga Laut Arafuru.
BMKG menambahkan bahwa beberapa wilayah Indonesia lain juga dilintasi garis konvergensi yang cukup panjang, mulai dari Sumatra Utara, Jambi hingga Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Timur Lampung, hingga Laut Jawa. Sementara itu, wilayah serupa juga terpantau di pesisir selatan Kalimantan Tengah, Selat Makassar, Kalimantan Timur, hingga Papua Barat. Keberadaan konvergensi-konvergensi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang jalur tersebut.
Dengan kombinasi dinamika atmosfer tersebut, prakiraan cuaca BMKG mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah. Hujan lebat hingga sangat lebat berpeluang terjadi di:
Sejumlah wilayah lain berpotensi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat, terutama daerah yang ditandai dengan warna kuning dalam peta prakiraan cuaca BMKG.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, prakiraan cuaca hari ini BMKG memprediksi hujan petir berpeluang terjadi di:
Hujan sedang berpotensi turun di Bandar Lampung dan Serang, sementara hujan ringan diperkirakan mengguyur Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, dan Bengkulu. Sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Palangkaraya diperkirakan berawan. Pontianak diprediksi mengalami kondisi berawan tebal.
Untuk wilayah timur, hujan petir diperkirakan terjadi di Mamuju, Mataram, dan Kupang. Hujan lebat diprediksi turun di Merauke, sementara hujan sedang berpotensi terjadi di Nabire. Hujan ringan juga mungkin terjadi di Denpasar, Makassar, Kendari, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya. Gorontalo diperkirakan berawan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama terkait banjir, banjir bandang, dan pohon tumbang di wilayah rawan. Masyarakat juga disarankan untuk secara berkala memantau pembaruan prakiraan cuaca BMKG melalui situs resmi dan kanal media sosial BMKG, agar mendapatkan informasi prakiraan cuaca hari ini dan beberapa hari ke depan secara lebih akurat dan terkini.
Sumber: YouTube BMKG
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG: potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 91S saat ini terpantau aktif di Samudra Hindia barat daya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berpeluang jadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Fokus utama dinamika atmosfer adalah penguatan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia Barat Daya Lampung yang kini mencapai kecepatan angin maksimum 40 knot (75 km/jam).
Bibit Siklon 91S berpotensi memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung.
(BMKG) mengidentifikasi bibit siklon tropis 91S yang meningkatkan potensi cuaca signifikan di Wilayah Sumatra bagian Selatan dan Jawa Barat.
BMKG dan BPBD Jabar merilis peta peringatan dini terjadinya hujan lebat disertai petir di wilayah utara Jabar, di antaranya Indramayu, Cirebon, Majalengka dan Kuningan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved