Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia pada 10 Desember 2025, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) merilis catatan akhir tahun terkait tingginya kekerasan di satuan pendidikan. Sepanjang Januari–Desember 2025, FSGI mencatat lonjakan kasus kekerasan yang signifikan.
Dewan Pakar FSGI Retno Listyarti menyampaikan bahwa kekerasan di sekolah meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “FSGI mencatat tingginya kasus-kasus kekerasan di satuan pendidikan selama Januari–Desember 2025 dengan total 60 kasus, jumlah ini naik signifikan dari tahun 2024 yang hanya 36 kasus dan tahun 2023 yang hanya 15 kasus saja,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (7/12).
Retno menjelaskan bahwa sumber data berasal dari kanal pengaduan FSGI dan pemberitaan media. “Dari 60 kasus tersebut, korban berjumlah 358 orang dan pelaku 126 orang. Data berasal dari kanal pengaduan FSGI dan media massa,” tutur Retno.
Bentuk kekerasan paling tinggi adalah kekerasan fisik dengan 27 kasus atau hampir separuh dari total kasus. Adapun, korban sebanyak 73 orang dan yang meninggal mencapai 8 orang.
Kasus berikutnya adalah kekerasan seksual. “Kasus kekerasan seksual menempati urutan kedua yaitu mencapai 17 kasus atau sekitar 28% dengan jumlah pelaku 17 orang dan korban mencapai 127 orang,” kata Retno.
Kekerasan psikis juga menjadi sorotan serius. Kekerasan psikis berada di urutan ketiga yaitu sebanyak 8 kasus, dimana 37,5% korban kekerasan psikis sampai memutuskan bunuh diri yaitu sebanyak 3 orang.
Sementara itu, kasus perundungan yang tidak ditangani dengan baik memicu tindakan destruktif oleh korban. “Korban bully yang tidak tertangani kemudian melakukan tindakan balas dendam kepada para pelaku dengan membakar pondok pesantren di Aceh Besar,” kata Retno.
Untuk kategori pelaku, peserta didik menjadi kelompok tertinggi. “Peserta didik sebagai pelaku kekerasan paling tinggi karena kasus sebagian besar dilakukan oleh para pelaku secara bersama-sama,” ujarnya.
Retno menegaskan pentingnya keterbukaan sekolah dalam menangani kasus kekerasan. FSGI mendorong semua satuan pendidikan untuk tidak menutupi kasus-kasus kekerasan yang terjadi di lembaganya.
FSGI juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada sekolah, pemerintah daerah, hingga kementerian terkait, agar sistem pencegahan dan penanganan kekerasan dapat diperkuat. Mulai dari revisi tata tertib, pembentukan tim pencegahan dan penanganan kekerasan, penyediaan kanal aduan, hingga pelatihan berkelanjutan bagi pendidik dan tenaga kependidikan. (I-3)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved