Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Perkuat Riset dan Edukasi, BRIN Dorong Kebun Raya Bali Jadi Living Lab Unggulan

Syarief Oebaidillah
06/12/2025 20:31
Perkuat Riset dan Edukasi, BRIN Dorong Kebun Raya Bali Jadi Living Lab Unggulan
Ilustrasi(Dok BRIN)

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong Kebun Raya Eka Karya Bali di Kabupaten Tabanan, Bali menjadi living lab unggulan. 

Dalam keterangannya hari ini Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, kehadiran living lab ini akan mampu memperkuat riset dan edukasi di bidang biodiversitas Indonesia.

Menurut Arif, konsep living lab tengah menjadi tren global karena mampu menghadirkan kawasan riset berbasis ekosistem nyata. Dengan luas sekitar 120 hektare, Kebun Raya Bali dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan riset biologi, ekologi, kehutanan, dan berbagai disiplin ilmiah lainnya. 

“Kami ingin menjadikan seluruh living lab BRIN agar menjadi pusat riset excellence sesuai dengan bidangnya,” ungkap Arif  usai mengunjungi Kebun Raya Bali, Jumat (5/12/2025).

Dia mengutarakan selain sebagai pusat riset, Kebun Raya Bali juga memiliki peran strategis dalam edukasi publik. Keberadaan koleksi tanaman langka dan bersejarah dinilai dapat menginspirasi anak-anak, pelajar, dan masyarakat luas untuk mencintai dunia flora. 

“Karena Kebun Raya ini  kaya akan tanaman langka, kaya akan tanaman yang bersejarah. Jadi ini mendorong kecintaan anak-anak kepada Kebun Raya,” tukasnya.

Saat ini, lanjut dia,, BRIN telah bermitra untuk mengelola Kebun Raya di seluruh Indonesia. Arif berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus mengedepankan riset sebagai prioritas utama.

“Karena itu Kebun Raya Bali harus dikelola karena sudah kita mitrakan. Maka kita terus berharap kemitraan ini seimbang antara kepentingan eduwisata, bisnis, dan yang paling penting penelitian,” tegas Arif. 

Kehadirannya di Kebun Raya Bali  juga dimaksudkan untuk melihat langsung fasilitas dan berdialog dengan para peneliti BRIN. Dari dialog tersebut, Arif menyebut aspirasi peneliti di Kebun Raya Bali sejalan dengan masukan peneliti BRIN di berbagai daerah.

“Isu-isu tersebut sudah kami pahami dan langkah-langkah solusinya telah kami siapkan secara bertahap,” pungkasnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya