Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

13 Dampak Negatif Jarang Olahraga bagi Kesehatan

Reynaldi Andrian Pamungkas
02/12/2025 22:30
13 Dampak Negatif Jarang Olahraga bagi Kesehatan
Berikut Dampak Negatif Jarang Olahraga bagi Kesehatan(freepik)

OLAHRAGA adalah kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur dan terencana untuk meningkatkan atau mempertahankan kebugaran tubuh, kesehatan jantung, otot, dan tulang, serta menjaga keseimbangan mental dan emosional.

Olahraga bisa berupa aktivitas ringan hingga berat, seperti jalan cepat, lari, berenang, senam, angkat beban, atau olahraga tim seperti sepak bola dan basket.

Berikut 13 Dampak Negatif Jarang Olahraga bagi Kesehatan

1. Obesitas

Kurangnya aktivitas membuat kalori menumpuk dan metabolisme melambat, sehingga risiko obesitas meningkat.

2. Otot dan Tulang Melemah

Tanpa latihan, otot menjadi lemah, fleksibilitas menurun, dan tulang lebih rentan terhadap osteoporosis.

3. Risiko Penyakit Jantung

Jarang olahraga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gangguan jantung.

4. Diabetes Tipe 2

Kurangnya aktivitas membuat tubuh lebih sulit mengontrol gula darah, meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

5. Gangguan Sirkulasi Darah

Peredaran darah menjadi kurang lancar, yang bisa menimbulkan pembengkakan, varises, atau trombosis.

6. Kelelahan dan Penurunan Energi

Tubuh lebih mudah lelah karena stamina menurun akibat kurang latihan fisik.

7. Gangguan Kesehatan Mental

Jarang olahraga bisa memicu stres, kecemasan, atau depresi karena tubuh kurang merangsang hormon endorfin.

8. Sistem Imun Melemah

Aktivitas fisik ringan membantu meningkatkan imunitas, tanpa olahraga, tubuh lebih rentan infeksi.

9. Masalah Pernapasan

Kapasitas paru-paru menurun, napas cepat habis saat melakukan aktivitas fisik ringan.

10. Keseimbangan dan Koordinasi Menurun

Risiko jatuh dan cedera meningkat karena koordinasi otot dan keseimbangan tubuh berkurang.

11. Penuaan Dini

Kurangnya olahraga memengaruhi elastisitas kulit dan metabolisme sel, mempercepat penuaan.

12. Gangguan Tidur

Orang yang jarang bergerak cenderung mengalami sulit tidur atau kualitas tidur buruk.

13. Masalah Pencernaan

Aktivitas fisik membantu melancarkan pencernaan, jarang olahraga meningkatkan risiko sembelit atau gangguan lambung.

Untuk mengurangi dampaknya, coba lakukan aktivitas ringan minimal 30 menit per hari, seperti jalan cepat, naik-turun tangga, senam, atau yoga. Gabungkan latihan kardiovaskular dan kekuatan untuk kesehatan jantung, otot, dan tulang. Jaga pola makan sehat untuk mendukung hasil olahraga. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik