Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca signifikan akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu, 3 Desember 2025. Sejumlah fenomena atmosfer aktif terpantau memengaruhi kondisi cuaca di Tanah Air dan meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di banyak daerah.
Prakiraan cuaca ini memberikan informasi penting bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang berada di wilayah rawan hujan lebat.
BMKG melaporkan keberadaan Depresi Tropis Koto di perairan timur Vietnam dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan minimum 1006 hPa. Sistem ini bergerak stagnan dan membentuk daerah konfluensi di sekitar Vietnam. Selain itu, Bibit Siklon Tropis 93W yang berada di Samudera Pasifik utara Papua turut membentuk konfluensi dari wilayah barat daya Papua hingga Papua bagian tengah.
Tak hanya itu, sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia barat daya Lampung, yang berpengaruh pada peningkatan tinggi gelombang antara 2,5 hingga 4 meter di perairan tersebut. Sirkulasi siklonik lainnya juga muncul di Laut Banda bagian selatan dan membentuk konfluensi yang memanjang dari Maluku hingga Laut Arafura. Kondisi-kondisi ini dapat mempengaruhi prakiraan cuaca di wilayah-wilayah tersebut.
BMKG juga mengidentifikasi sejumlah daerah konvergensi yang memanjang dari utara Aceh hingga Sumatera Utara, dari Riau ke Bangka Belitung, serta dari Jawa Timur hingga Banten. Jalur konvergensi lainnya terbentang dari Kalimantan Barat ke Kalimantan Selatan, hingga Laut Sulawesi dan Papua. Hal ini memperkuat pertumbuhan awan hujan dan meningkatkan potensi hujan lebat di berbagai daerah.
BMKG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia berdasarkan prakiraan cuaca terkini:
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui laman resmi dan aplikasi Info BMKG, terutama bagi warga di wilayah rawan hujan lebat maupun bagi mereka yang beraktivitas di perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi. (Z-10)
Sumber: Youtube BMKG
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 14 Januari 2026.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
BMKG memprediksi curah hujan akan meningkat pada Januari 2026 di Seluruh Pulau Jawa termasuk Jabodetabek, Sumatra bagian Selatan, Bali, Nusa Tenggara dan Papua bagian selatan
BMKG memprediksi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 30 Oktober 2025 akan dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik yang terpantau di beberapa perairan.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis ikhtisar cuaca untuk tanggal 10 Februari 2026.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG Jawa Barat (Jabar) memprakirakan kondisi cuaca sepekan ke depan untuk wilayah Jabar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved