Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Yuk ke Ekraf Design Festival 2025 di TIM, Jelajahi 5 Karya Desain Kolaborasi Multiprofesi

Iis Zatnika
02/12/2025 12:29
Yuk ke Ekraf Design Festival 2025 di TIM, Jelajahi 5 Karya Desain Kolaborasi Multiprofesi
Ekraf Design Festival 2025 menampilkan lima karya desain terbaik karya para desainer berlatar arsitektur, desain interior, komunikasi visual, serta komunikasi visual dalam. Tema yang diusung “Empathetic Resilience,” menekankan pentingnya kegigihan berempat(MI/Iis Zatnika)

Yuk ke Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, menjelajahi lima karya desain terbaik karya para desainer berlatar arsitektur, desain interior, komunikasi visual, serta komunikasi visual dalam Ekraf Design Festival 2025. Tema yang diusung “Empathetic Resilience,” menekankan pentingnya kegigihan berempati di tengah ketidakpastian zaman.

Sebanyak 20 desainer tesebut, kata Direktur Arsitektur dan Desain Megawati Panjaitan Kementerian Ekonomi Kreatif, berawal dari 97 karya yang kemudian menjalani proses kurasi. Peserta pameran yang dibatasi maksimal 35 tahun itu sebelumnya juga telah mengikuti rangkaian Design Camp yang berlangsung pada 14-16 November 2025 dan menghasilkan 5 karya kolaborasi dari 4 subsektor ekraf berbeda. Pameran berlangsung mulai hari ini, Selasa (2/12) hingga Kamis (4/12). 

Tersedia pula booth konsultasi kekayaan intelektual (KI), akses pembiayaan yang relevan bagi para desainer, serta berbagai sesi Design Talks yang dikemas dalam konsep Design x Ekraf (DxE) talks. 

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu menegaskan, Ekraf Design Festival 2025 merupakan bentuk dukungan terhadap industri kreatif di bidang arsitektur dan desain. "Kegiatan ini merupakan bagian dari perencanaan dan pemodelan dukungan penguatan ekosistem desain di Indonesia. Bentuknya, promosi dan komersialisasi kekayaan intelektual, serta program pengembangan bagi arsitek, desainer interior, desainer produk, dan desainer komunikasi visual untuk berbagi ide, bersinergi, dan menciptakan peluang kolaborasi," kata Yuke. 

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia Adi Surya Triwibowo menyatakan kegiatan ini istimea karena menyatukan empat profesi desain.  "Melalui kolaborasi ini, festival ini diharapkan dapat mempercepat profesionalisasi desainer dan membuka akses pasar yang lebih luas. Dampaknya diharapkan akan terasa pada pengembangan jasa kreatif yang tumbuh dari ekosistem ini, berkontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Adi. 

Adi menyatakan festival desain ini diharapkan dapat menampilkan karya-karya desain yang adaptif, berfokus pada kesejahteraan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga dapat menciptakan dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (X-8)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik