Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI balik gemerlap kota-kota besar dan pesatnya pembangunan infrastruktur, terdapat benang-benang halus yang menjahit harmoni antara manusia, ruang, dan budaya. Salah satu benang itu dijalin oleh Urbahn International, sebuah firma arsitektur yang berakar kuat di Indonesia namun menjulang dengan wawasan global.
Di bawah Rafi Haikal, Urbahn menjelma menjadi rumah bagi para talenta arsitektur tanah air, dengan visi besar: membangun ruang yang fungsional, humanis, dan kontekstual dengan semangat kebangsaan yang tak lekang oleh waktu.
Bukan hanya sekadar kantor arsitektur, Urbahn International adalah cerminan dari masa depan desain Indonesia: progresif namun tetap membumi. Lebih dari 90 persen tim dan kepemilikan perusahaan ini adalah putra-putri bangsa, salah satunya adalah Ferdian Yosafat selaku Senior Architect, Intan Salamah selaku Project Manager dan Bima Surya selaku Designer.
"Kami percaya arsitektur bukan hanya soal bangunan, juga soal cerita, kenyamanan, dan hubungan antara ruang dengan penghuninya," ungkap Rafi di stand Urbahn International yang hadir di pameran ARCH.ID 2025, kawasan BSD, Serpong Tangsel.
Partisipasi Urbahn dalam ARCH:ID 2025, salah satu pameran arsitektur paling bergengsi di Indonesia, menjadi panggung untuk menyuarakan filosofi desain mereka.
Dengan tema “Connecting The Archipelago”, Urbahn mempresentasikan karya yang bukan hanya merespons konteks geografis, tapi juga budaya yang menggambarkan Indonesia sebagai inspirasi, bukan sekadar lokasi.
“Kolaborasi kami tak hanya terjadi di atas kertas, juga dengan pengrajin lokal, warga sekitar, hingga desainer lintas benua. Kami aktif merekrut dan membangun koneksi dengan komunitas sekitar proyek, dari New York hingga Nusa Tenggara Timur. Karena bagi kami, arsitektur yang baik adalah yang membuat semua orang merasa nyaman—bukan hanya penggunanya, tapi juga lingkungannya,” beber Rafi.
Portofolio Urbahn mencakup proyek-proyek yang sarat makna. Di bidang pendidikan, mereka merancang Universitas Indonesia Mandiri (UIM) dan Sekolah UIM Kebangsaan, keduanya dengan pendekatan ruang yang mendukung pembelajaran aktif dan inklusif.
Di Lampung Selatan, Masjid Siti Zaenab berdiri sebagai ruang spiritual yang bersahaja, menyatu dengan alam dan masyarakat. Di Depok, SportZ menjadi pusat aktivitas dan interaksi sosial yang hidup, sementara di Nusa Tenggara Timur, Mota House Boutique Hotel membawa cita rasa lokal ke ranah hospitality premium.
“Bagi kami, tidak ada proyek yang ideal. Yang ada adalah lingkungan yang ideal. Karena itu, kami mendesain bukan hanya untuk menjawab kebutuhan klien, juga untuk merespons realitas sosial, iklim, hingga perasaan warga sekitar,” jelas Rafi.
Dengan prinsip design with empathy, Urbahn International terus meyakini bahwa ruang adalah media untuk membangun relasi, bukan sekadar fungsi.
Di tengah dunia yang terus berubah, mereka tak hanya menjual estetika, tapi menyuguhkan pengalaman—bahwa arsitektur bisa menjadi jembatan antara manusia dan harapannya. “Setiap bangunan adalah cerita. Dan kami ingin cerita itu relevan, membumi, dan menyentuh,” tutup Rafi. (H-2)
DALAM dunia arsitektur yang sering kali penuh tantangan, kisah Atelier Riri menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar bisa dimulai dari ruang kecil.
Nilai paling fundamental dari kualitas arsitektur dan desain interior adalah keselamatan.
Arsitektur adalah gabungan seni dan ilmu yang menghadirkan ruang untuk kehidupan manusia. Setiap desain bangunan bukan hanya soal estetika.
Seluruh facade restoran ini dilapisi dengan panel anyaman custom dari Zimmer, membentuk pola geometris yang tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional.
Perusahaan desain interior dan arsitektur Lifetime Design menggelar acara Media Luncheon di salah satu proyek rumah tinggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
CTBUH 2025 Indonesia Conference menampilkan lima sesi tematik mulai dari Resilient Urban Futures in Indonesia hingga Advanced Technologies in High Rise Buildings.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Good Design Indonesia (GDI) 2025 sebagai bentuk apresiasi negara terhadap produk dan karya desain terbaik.
Apa yang akan kamu lakukan pada gantungan baju yang sudah usang atau kursi plastik yang tak lagi terpakai karena sudah punya yang baru?
Ekraf Design Festival 2025 berlangsung mulai hari ini, Selasa (2/12) hingga Kamis (4/12).
Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang adu kreativitas, tetapi juga wadah bagi peserta untuk berpikir kritis dan solutif terhadap berbagai tantangan masa kini.
Pada riset ViSenze mencatat, 75% konsumen e-commerce mengaku dipengaruhi visual produk dalam mengambil keputusan membeli.
Setiap karya merepresentasikan perjalanan kolaborasi dan eksplorasi desain khas Indonesia, dari awal 2007 hingga kolaborasi terbaru pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved