Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BNPB Sebut Dua Desa di Sumut Kena Dampak Parah Akibat Kayu Gelondongan saat Banjir Sumatra

Despian Nurhidayat
02/12/2025 11:54
BNPB Sebut Dua Desa di Sumut Kena Dampak Parah Akibat Kayu Gelondongan saat Banjir Sumatra
Foto udara sejumlah warga berjalan di antara potongan kayu gelondongan yang bertumpuk di pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025)(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU)

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan terdapat dua desa di Sumatra Utara atau Sumut terdampak kayu gelondongan saat banjir Sumatra.

Menurutnya, dampak kerusakan berat lebih banyak terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Ada dua desa yang mungkin kalau pernah muncul ya di video itu ada kayu-kayu gelondongan besar segala macam itu ya, ternyata itu di Tapanuli Selatan, itu makanya kayu-kayu besar sampai masuk rumah dan segala macam itu. Itu parah ya," ungkapnya beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho menyebut kayu-kayu tersebut dapat berasal dari beragam sumber, mulai dari pohon lapuk, pohon tumbang, hingga area penebangan.

"Hasil analisis sumber-sumber kayu itu. Satu adalah kayu lapuk, kedua kayu yang akibat tadi pohon tumbang dan ketiga di area-area penebangan. Kayu-kayu dari area penebangan," kata Dwi. 

Ia menambahkan kemungkinan kayu-kayu gelondongan itu juga dapat berasal dari Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang berada di areal penggunaan lain (APL).

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan sudah meminta jajarannya melakukan peninjauan ulang dokumen persetujuan lingkungan perusahaan-perusahaan di daerah terdampak banjir termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru.

"Kita juga akan mereview semua persetujuan di situ. Jadi, kita akan menggunakan kondisi siklon tropis ini sebagai baseline dari curah hujan," ucap dia. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik