Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 28 November 2025.
Perlu diwaspadai hujan petir di Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara. Selain hujan lebat, BMKG memberi peringatan dini angin kencang di Provinsi Bangka Belitung.
BMKG memperingatkan gelombang laut tinggi 1,25 sampai 2,5 meter di Selat Malaka (bagian tengah dan utara), Samudera Hindia (Lampung, Bengkulu, Kepulauan Mentawai, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, selatan NTT dan NTB), Laut Jawa (bagian barat), Samudera Pasifik (utara Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua), Selat Karimata (bagian utara dan selatan), Laut Sulawesi (bagian barat, timur, dan tengah), Selat Makassar (bagian utara), serta Laut Arafuru bagian barat, dan Laut Maluku.
Selain itu gelombang laut setinggi 2,5 sampai 4 meter perlu diwaspadai di Samudera Hindia barat Aceh dan barat Kepulauan Nias. BMKG juga mewaspadai gelombang setinggi 4 sampai 6 meter di Laut Natuna Utara. Peringatan ini setidaknya akan terus berlanjut hingga 30 November 2025.
Sumber: youtube BMKG, bmkg.go.id, @infobmkg
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimumĀ 978 hPa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved