Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia terus memperkuat daya saing produk hasil hutan di pasar internasional melalui harmonisasi kebijakan dan penerapan sertifikasi berstandar global. Langkah tersebut tercermin dalam seminar bertajuk Bersinergi Mempromosikan Hutan Lestari dan Keberterimaan Produk Hasil Hutan Indonesia di Pasar Global yang digelar Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC) di Jakarta, 25 November 2025. Forum ini ditujukan untuk memperkuat integrasi sistem sertifikasi kehutanan nasional sekaligus mendorong penerimaan produk hutan Indonesia di berbagai negara.
Acara tersebut diikuti perwakilan Kementerian Kehutanan, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), lembaga sertifikasi, serta para pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang mewakili pelaku industri kehutanan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menegaskan bahwa sertifikasi menjadi instrumen strategis untuk menghadapi dinamika dan tuntutan pasar global. Ia menilai sektor kehutanan tetap berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, meski beberapa komoditas menunjukkan stagnasi pertumbuhan.
Menurut Laksmi, Indonesia memiliki sistem regulasi dan praktik pengelolaan hutan yang kuat, namun tantangan persepsi dan reputasi masih muncul di tingkat internasional. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya komunikasi publik yang konsisten, berbasis data, dan menyeluruh agar dunia mengetahui bahwa hutan Indonesia dikelola sebagai aset terbarukan yang dapat ditelusuri.
“Sertifikasi menjadi simpul krusial untuk menjamin integritas, transparansi, dan akuntabilitas produk kayu nasional,” ujar Laksmi.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah membuka ruang pengakuan terhadap sertifikasi internasional yang kredibel demi meningkatkan daya saing. Laksmi mengingatkan pentingnya kolaborasi agar Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global. Ia mendorong regulator dan pelaku usaha mempercepat reformasi ekosistem usaha, menyelesaikan persoalan sosial dan biaya logistik, serta memperluas diversifikasi produk non-kayu dan jasa lingkungan.
“Kita perlu berbicara jujur, komprehensif, dan terus berbenah agar penerimaan pasar semakin kokoh,” katanya.
Ketua Umum IFCC, Saniah Widuri, menjelaskan bahwa sebagai national governing body dari Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), IFCC terus menjaga kredibilitas sertifikasi pengelolaan hutan lestari serta rantai pasoknya. Standar IFCC disusun sesuai konteks nasional dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, serta mewajibkan kepatuhan terhadap regulasi, termasuk Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Hingga kini, sertifikasi IFCC mencakup lebih dari 5 juta hektare hutan dan 66 industri bersertifikat CoC, yang mendukung ekspor pulp dan kertas hingga US$3 miliar.
Saniah menilai standar internasional akan semakin penting menjelang penerapan regulasi Uni Eropa, termasuk EU Deforestation Regulation (EUDR), yang mensyaratkan ketelusuran asal kayu dan pemenuhan aspek sosial–lingkungan. IFCC akan melakukan evaluasi standar pada 2026 untuk memperkuat kredibilitas sistem dan memastikan keselarasan dengan kebutuhan pasar global.
“Sinergi bersama Ditjen PHL dan APHI menjadi langkah strategis memperluas implementasi sertifikasi IFCC-PEFC dan memperkuat keberterimaan produk Indonesia,” ujarnya.
Ketua Umum APHI, Soewarso, menyambut positif kolaborasi tersebut sebagai upaya bersama memperkuat posisi industri kehutanan nasional. Ia menuturkan bahwa mayoritas PBPH anggota APHI telah menerapkan prinsip pengelolaan hutan lestari, namun tetap membutuhkan dukungan sistem sertifikasi yang diakui global. Melalui MoU dengan IFCC, APHI menargetkan peningkatan kapasitas anggota, perluasan sosialisasi, dan percepatan pembentukan rantai pasok bersertifikat di berbagai daerah.
Soewarso menegaskan urgensi menghadapi EUDR dan kebijakan perdagangan global lainnya yang menetapkan standar ketelusuran dan keberlanjutan lebih ketat. Ia meyakini sertifikasi IFCC-PEFC dapat menjadi instrumen penting untuk menjaga akses pasar dan meningkatkan daya saing produk kayu nasional.
“Dengan kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga sertifikasi, praktik pengelolaan hutan dapat terus berjalan berkelanjutan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tandasnya. (E-3)
Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sulawesi dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menghentikan aktivitas perambahan ilegal di kawasan hutan produksi.
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Pelajari inovasi teknologi pemanenan hutan 2026 yang ramah lingkungan. Dari metode RIL hingga AI, temukan cara industri menjaga ekosistem hutan Indonesia.
Pelajari teknologi pengolahan hasil hutan terbaru 2026, mulai dari CLT hingga nanokelulosa, guna mendorong hilirisasi industri kehutanan Indonesia.
Pahami ekologi hutan secara mendalam, mulai dari komponen biotik-abiotik hingga peran vitalnya dalam ekonomi karbon Indonesia tahun 2026.
Silvikultur bukan sekadar menanam pohon. Simak rincian lengkap apa yang dipelajari di jurusan Silvikultur, mulai dari rekayasa genetika hingga manajemen karbon hutan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak santri Hidayatullah mencintai hutan melalui gerakan menanam pohon dan menyerahkan 1.015 bibit produktif.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
SELUAS 833 hektare lahan perhutanan sosial dibagikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni kepada empat Kelompok Tani Hutan (KTH) di kawasan IKN.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Perpres 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon untuk memperkuat tata kelola pasar karbon, pengendalian emisi.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan RI bersama Pemerintah Norwegia meluncurkan Layanan Dana Masyarakat (small grant) periode keempat senilai Rp7 miliar untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved