Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Komnas Perempuan Temukan Kasus Femisida di Ruang Digital dan Kombatan

M Iqbal Al Machmudi
24/11/2025 18:48
Komnas Perempuan Temukan Kasus Femisida di Ruang Digital dan Kombatan
Ilustrasi(Dok.MI)

 

KOMISIONER Komnas Perempuan, Yuni Asriyanti, menyebut pihaknya melakukan pemetaan melalui pemberitaan media pada periode 1 November 2024 hingga 31 Oktober 2025 yang menemukan bahwa adanya kaitan 11 kasus femisida dengan kekerasan berbasis daring (online) dari relasi digital. 

"Mulanya relasinya dari komunikasi daring, lalu kemudian ada kedekatan semu, terbangun koneksi cepat, lalu pada saat yang sama pelaku membangun kontrol dan juga bisa memetakan kerentanan dari korbannya, kemudian ada dominasi, penguasaan, itu sudah ada indikasi muncul melalui interaksi digital," kata Yuni dalam pelatihan media dan peluncuran buku di Jakarta, Senin (24/11).

Selanjutnya saat pertemuan secara langsung di ruang-ruang privat, seperti di hotel atau pun losmen, ada ekskalasi kekerasan fisik dan seksual yang kemudian pelaku melakukan pembunuhan, karena korban dianggap tidak memenuhi ekspektasi. 

Sementara itu, Komnas Perempuan juga menemukan femisida dalam konteks konflik bersenjata. 

"Jadi perempuan kombatan, misalnya kita jumpai ada satu kasus di Papua, dia menghadapi kerentanan dalam struktur kelompoknya sendiri, tapi pada saat yang sama juga dia juga mengalami kekerasan seksual juga," ungkap Yuni.

Lalu dampak dari situasi di daerah konflik bersenjata juga ada potensial eskalasi kekerasannya, lalu kemudian kerentanan secara spesifik bahwa perempuan yang lebih mudah untuk ditaklukkan menjadi target kekerasan. (Iam/M-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik