Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Selesai Revitalisasi, Mendikdasmen Resmikan SLB Mandiri Putra Karanganyar

Ficky Ramadhan
21/11/2025 15:27
Selesai Revitalisasi, Mendikdasmen Resmikan SLB Mandiri Putra Karanganyar
Mendikdasmen Abdul Mu'ti (kiri).(Dok. Antara)

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Mandiri Putra, Karanganyar, Jawa Tengah, setelah dilakukan revitalisasi sejak Agustus lalu.

Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan ucapan selamat atas proses revitalisasi di SLB Mandiri Putra yang sudah rampung 100%. Menurutnya, peresmian revitalisasi SLB ini menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan layanan pendidikan bermutu dalam rangka menyiapkan generasi unggul Indonesia.

"Apa pun kondisinya, fisiknya, dimanapun mereka, kami akan terus berkomitmen untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu untuk semua. Sekali lagi selamat untuk SLB Mandiri Putra," kata Abdul Mu’ti dalam keterangannya, Jumat (22/11).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana mengaku takjub dengan kondisi SLB Mandiri Putra yang dinilai sangat bagus setelah direvitalisasi.

"Saya berharap SLB Mandiri Putra dapat menjadi proyek percontohan bagi pengembangan SLB-SLB lainnya di Karanganyar lainnya," ujar Adhe.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Mei 2025 lalu. Total ada 2.000 satuan pendidikan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus yang direvitalisasi dari target awal sebanyak 982.

Sementara itu, untuk SLB sendiri, total SLB yang direvitalisasi mencapai 385 sekolah. Realisasi jumlah ini meningkat lebih dari dua kali lipat dari target awal yang hanya 155 SLB. 

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin mengapresiasi gerak cepat SLB Mandiri Putra dalam menjalankan program revitalisasi. Dengan demikian, revitalisasi di sekolah ini bisa selesai tepat waktu dan para murid bisa lebih cepat merasakan dampak dan manfaat dari program ini.

"Dengan selesainya proses revitalisasi ini, murid bisa segera kembali belajar dengan suasana yang lebih nyaman. Dengan sarana dan prasarana yang sudah jauh lebih baik dan ideal ini, kami berharap kondisi ini bisa untuk menggali dan menumbuhkan bakat dan potensi para murid secara optimal," kata Dirjen Tatang. 

Sementara itu, Kepala SLB Mandiri Putra, Ita Sulistyowati, menyampaikan bahwa sejak awal sekolah berkomitmen untuk menghadirkan sekolah yang nyaman, tidak hanya bagi murid, tetapi juga bagi guru dan seluruh warga sekolah. Dengan demikian, sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi seluruh warga sekolah.

"Terutama bagi guru, karena kami lembaga non-profit, kami tidak bisa menjanjikan kesejahteraan. Namun, kami akan mengupayakan kenyamanan sehingga para guru merasa sekolah adalah rumah kedua mereka," ucap Ita.

Menurut Ita, sejak proses revitalisasi para murid yang berjumlah 60 murid ini sudah tidak sabar menunggu bangunan sekolah yang baru ini, terutama ruang perpustakaan yang tidak pernah mereka lihat dan rasakan selama ini.

"Selama revitalisasi, kami relokasi dulu muridnya. Jadi, mereka selalu tanya, kapan sekolah barunya dibuka, kapan bisa belajar lagi di sekolah baru yang sudah bagus, lebih luas. Mereka sangat tertarik, apalagi ruang perpustakaan," ungkapnya.

Sebagai informasi, revitalisasi di SLB Mandiri Putra sendiri meliputi 10 ruang kelas baru. Ruang kelas ini untuk menggantikan ruang kelas yang semula berupa bilik dan disekat-sekat agar bisa menampung lebih banyak murid.

Selain ruang kelas baru yang lebih ideal, revitalisasi juga dilakukan dengan membangun ruang perpustakaan, ruang pembelajaran khusus, serta toilet duduk yang lebih nyaman untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan kebutuhan tertentu seperti tunadaksa serta lebih leluasa yang memudahkan akses kursi roda untuk masuk ke toilet sekolah.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik