Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan akan menerbitkan regulasi baru untuk menutup celah penanganan kasus perundungan di sekolah. Kebijakan tersebut menjadi respons langsung atas meninggalnya MH (13), siswa kelas 1 SMPN 19 Tangerang Selatan, yang diduga kuat menjadi korban bullying brutal.
“Dalam waktu dekat, kami akan mengeluarkan Permendasmen baru untuk merevisi aturan sebelumnya. Setiap sekolah nanti diwajibkan membentuk tim khusus dengan pendekatan yang lebih humanis, menyeluruh, dan melibatkan semua pihak,” ujar Mu’ti di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).
Mu’ti menegaskan bahwa pencegahan tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah.
“Orang tua, murid, hingga masyarakat harus menjadi bagian dari mekanisme pengawasan dan perlindungan. Kita tidak boleh membiarkan kekerasan berulang seperti selama ini,” tegasnya.
Meski insiden di Tangsel baru sampai ke mejanya pada hari ini, Mu’ti berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
“Saya akan mendalami kasus dugaan perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan. Ini harus terang,” katanya.
Kasus yang memicu kemarahan publik itu mencuat setelah Muhamad Hisyam, 13, tutup usia di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu pagi (16/11). Ia mengalami cedera berat di kepala dan diduga dipukul dengan kursi besi oleh teman sekelasnya pada 20 Oktober 2025. Unggahan akun Instagram @seputartangsel, yang berisi keluhan pedas dari kakak korban, membuat kasus ini viral.
Hisyam sempat menahan sakit selama sehari sebelum melapor kepada keluarga. Kondisinya terus memburuk, tak mampu berjalan, tubuh lemas, penglihatan kabur, sering pingsan, hingga kehilangan nafsu makan, sebelum akhirnya tidak tertolong. (Z-10)
Menteri Mu'ti menekankan bahwa peristiwa ini mesti menjadi momentum evaluasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang prihatin dengan maraknya kasus perudungan di berbagai daerah di tanah air, mencoba menggerakkan remaja sekolah lewat kegiatan pameran foto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved