Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

4 Minuman Berbahaya untuk Kesehatan Jantung

Margaretha Tiffany
15/11/2025 14:36
4 Minuman Berbahaya untuk Kesehatan Jantung
Ilustrasi(Freepik)

Ahli jantung asal Scarsdale, Evan Levine, menyampaikan peringatan mengenai pola konsumsi yang berpotensi mengganggu kesehatan jantung. Dengan pengalamannya yang lebih dari 30 tahun, ia memberikan edukasi medis kepada masyarakat secara gamblang.

Dalam videonya, ia memaparkan daftar minuman yang dianggap berbahaya untuk jantung. Ketika diwawancarai, Levine menjelaskan empat minuman yang menempati posisi teratas dan alasan di balik penilaiannya.

1. Frappuccino Starbucks: Kandungan tinggi gula dan kafein membebani jantung

Levine mengungkapkan bahwa frappuccino, terutama varian caramel berukuran grande. Namun, ia berhenti mengonsumsinya setelah menyadari efek yang muncul. Ia menjelaskan bahwa minuman tersebut membuat tubuh terasa sangat bertenaga sesaat. Tapi selanjutnya akan mengalami penurunan drastis dalam waktu sekitar dua jam.

Menurut Levine, satu porsi grande mengandung hampir 100 miligram kafein dan 51 gram gula atau setara 13 sendok teh. Ia menilai angka tersebut sangat tinggi dan dapat memberikan tekanan pada jantung. Terutama bagi penderita penyakit jantung.

Ia juga membandingkan jumlah gulanya dengan minuman energi yang memiliki kadar gula serupa. Levine menegaskan, campuran gula dan kafein dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan palpitasi dan gangguan irama jantung. Khususnya bagi orang yang mengonsumsi minuman ini untuk meningkatkan energi secara cepat.

2. Alkohol: Risiko meningkat pada konsumsi rutin dan dosis tinggi

Levine menjelaskan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah kecil umumnya aman bagi mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Akan tetapi, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah, kadar trigliserida. Hingga risiko irama jantung tidak teratur.

Pada konsumsi berat dalam jangka panjang, alkohol bahkan dapat menjadi racun yang merusak otot jantung. Kondisi tersebut dikenal sebagai alcohol cardiomyopathy dan dapat berakibat fatal.

Ia juga menanggapi klaim bahwa anggur merah bermanfaat bagi kesehatan jantung. Menurutnya, penelitian yang mendukung pandangan tersebut memiliki banyak kekurangan metodologis. Ia menilai bahwa hasil positif dalam studi tersebut kemungkinan dipengaruhi faktor lain pada gaya hidup responden.

3. Soda: Kandungan sirup jagung dan gula memperbesar risiko penyakit jantung

Levine menegaskan bahwa satu kaleng soda mengandung sekitar 10 sendok teh gula. Ia menyatakan bahwa konsumsi gula dalam kadar sebesar ini dapat meningkatkan berat badan, memicu kenaikan kadar gula darah. Serta menambah risiko diabetes. Faktor-faktor tersebut pada akhirnya memberi beban tambahan pada jantung.

Ia meminta masyarakat membayangkan mengonsumsi seperlima cangkir sirup jagung setiap kali minum soda. Menurutnya, gambaran tersebut menunjukkan betapa tingginya kandungan gula dalam minuman kemasan.

4. Minuman Energi: Kafein dan gula tinggi disebut berpotensi memicu serangan jantung

Minuman energi juga termasuk dalam daftar Levine. Ia menyebut produk seperti Red Bull memiliki kadar kafein lebih tinggi daripada kopi, disertai kandungan gula sekitar delapan sendok teh atau lebih. Sementara itu, Monster dapat mencapai hingga 15 sendok teh gula dalam satu kemasan.

Peringatan mengenai minuman energi kembali ramai dibicarakan. Setelah seorang ibu menyampaikan kisah putrinya yang meninggal akibat serangan jantung pada usia 28 tahun. Putrinya diketahui rutin mengonsumsi minuman energi untuk menunjang aktivitas olahraga. (New York Post/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik