Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSTAS LIA melaksanakan kunjungan akademik sekaligus Student Mobility 2025 ke Kuala Lumpur dan Melaka, Malaysia, pada 29 Oktober–2 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen mengenai sistem pendidikan, kewirausahaan, serta jejaring internasional di kawasan Asia Tenggara.
Kegiatan ini diikuti 73 peserta dari 6 perguruan tinggi swasta di Indonesia yang tergabung dalam South East Asia Academic Mobility, terdiri dari mahasiswa jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Delegasi Universitas LIA dipimpin Rektor, Assoc. Prof. Dr. Siti Yulidhar Harunasari, M.Pd., didampingi Tenaga Ahli Rektor Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Diah Madubrangti, M.Si., dan Prof. Ismail Suardi Wekke, M.A., Ph.D. Director SEAAM.
Rombongan melakukan kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Bangi disambut Timbalan Naib Canselor UKM, Prof. Ts. Dr. Norinsan Kamil Bin Othman, dan Pengarah Pusat Perhubungan Alumni UKM, Dr. Roslan Ja'afar.
Rektor Universitas LIA juga berkesempatan bertemu dengan Timbalan Menteri Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat Malaysia, Datuk Seri Dr. Noraini Ahmad. Pada kesempatan ini, dilakukan komunikasi mengenai kegiatan mahasiswa, termasuk peninjauan aktivitas di Pusat Budaya dan Bahasa Jepun serta program pengabdian kepada masyarakat.
Di Melaka, peserta mengikuti pemaparan mengenai technopreneurship bersama Prof. Budi Suprapto, ahli teknousahawan dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), di Business Chamber of Melaka. Peserta juga menyaksikan langsung proses business pitching oleh para pengusaha Melaka, memberikan wawasan praktis tentang ekosistem kewirausahaan di Malaysia.
Setelah kegiatan di Melaka, Rektor Universitas LIA melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Japan Foundation Kuala Lumpur, Norihisa Tsukamoto. Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan International Conference 2026 yang akan melibatkan Universitas LIA, Kanda University of International Studies, dan Universiti Kebangsaan Malaysia. Japan Foundation Kuala Lumpur menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, delegasi melakukan diskusi dengan mahasiswa S3 asal Indonesia yang diwakili Safri Haliding, yang tengah menempuh studi di INCEIF University, Malaysia. Dalam pertemuan yang dihadiri mahasiswa S1 dan S2 tersebut, dibahas peluang beasiswa serta motivasi untuk melanjutkan studi di Malaysia. Malaysia sebagai negara multietnis dengan suasana internasional yang kuat, menawarkan pengalaman akademik yang kaya bagi mahasiswa asing.
"Kunjungan akademik ini membuka peluang besar bagi Universitas LIA untuk memperluas jaringan kerjasama di Malaysia. Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari berbagai institusi pendidikan tinggi Malaysia dan komitmen bersama untuk meningkatkan mobilitas akademik mahasiswa serta dosen," ujar Rektor Universitas LIA, Assoc. Prof. Dr. Siti Yulidhar Harunasari, M.Pd melalui keterangannya hari ini.
Rektor menambahkan melalui kerjasama ini, mahasiswa Universitas LIA akan mendapatkan akses lebih luas terhadap program beasiswa dan studi lanjut di Malaysia, sekaligus kesempatan untuk belajar dari praktik terbaik dalam entrepreneurship dan inovasi pendidikan.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika. Dengan kerja sama yang terjalin dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga di Malaysia, Universitas LIA berkomitmen untuk terus membuka peluang seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik dan profesional di tingkat internasional.
Program ini juga menjadi momentum penting dalam mempersiapkan pelaksanaan konferensi internasional tahun 2026 yang akan memperkuat posisi Universitas LIA dalam jejaring akademik regional dan global. (H-2)
Keberadaan Satgas PPKPT memastikan kampus agar benar-benar menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh civitas akademika maupun tenaga kependidikan.
Pernyataan sikap yang diberi nama Maklumat Makalangan tersebut dibacakan di Tugu Makalangan Unpad Kampus Jatinangor Kabupaten Sumedang pada Kamis (4/9).
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta: Muncul kekhawatiran dan ketakutan masyarakat akan kembali masuknya TNI ke dalam ranah sipil.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) terus memperluas pengembangan ekosistem keuangan di kampus. Teranyar, perseroan resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Mercu Buana
manuver Presiden Joko Widodo selama proses kampanye Pemilu 2024 sangat berdampak pada raihan suara Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Pengurus Pusat Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (PP Hispisi) kembali menggelar rangkaian kegiatan International Conference
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved