Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mendikdasmen RI Kunjungi Sekolah Indonesia Cairo (SIC)

Media Indonesia
09/11/2025 11:15
Mendikdasmen RI Kunjungi Sekolah Indonesia Cairo (SIC)
Kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu'ti bersama rombongan dari Indonesia ke Sekolah Indonesia Cairo, Jumat siang (7/11)(Dok.Istimewa)

DI sela kunjungannya ke Mesir untuk meresmikan Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra di Fakultas Bahasa dan Terjemah, Universitas Al Azhar, Kairo, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyempatkan berkunjung ke Sekolah Indonesia Cairo (SIC), Jumat siang (7/11).

Mendikdasmen Abdul Mu’ti disambut kepala sekolah dan jajaran guru. Kunjungannya itu bertepatan dengan hari libur rutin (Jumat).

"Saya sangat terkesan dengan SIC ini, sangat bersejarah. Didirikan 11 tahun setelah Indonesia merdeka (yakni tahun 1956), SIC adalah sekolah Indonesia pertama di luar negeri," ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Menteri Mu'ti menjelaskan, kedekatan Presiden Soekarno dan Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser saat itu, memungkinkan SIC berdiri dengan segala kemudahan.

"Jadi Bung Karno pikirannya panjang, beliau sudah memikirkan (saat itu) tentang pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri, khususnya di Mesir," lanjut beliau. 

Di kesempatan tersebut, Pak Mu'ti yang juga pengajar di Pasca Sarjana UIN Jakarta tersebut mengingatkan kembali pentingnya 7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat, yakni Bangun pagi, Beribadah, Olahraga, Makan Sehat, Rajin Belajar, Bermasyarakat dan Tidur Cukup.

"7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat ini penting dan perlu terus dibiasakan, dibudayakan di kalangan siswa karena sangat membantu membentuk karakter dan kepribadian positif siswa," ujarnya.

Secara khusus, Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga memberi perhatian kepada guru. Menurutnya, peran penting guru menjadi guide dan konselor bagi siswa dalam proses belajar mengajar.

Beliau juga menekankan guru pentingnya memberikan ruang yang cukup kepada siswa untuk mengungkapkan pandangan, ekspresi dan pikirannya sehingga murid dapat mengeksplor gagasan yang dimilikinya.

Hadir dalam dialog kunjungan Mendikdasmen di SIC antara lain, Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Dr. Abdul Muta’ali, Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S, Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya, Rahmat Aming Lasim.

Selain itu Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler M Nur Salim, Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler Agus Hidayatullah, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin,  Kepala Sekolah Indonesia Cairo, Priyo Nugroho,dan segenap diplomat dan staf KBRI Cairo serta segenap Guru Indonesia Cairo. 

Jenjang pendidikan di SIC mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, dengan jumlah total siswa sebanyak 150 anak. Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum Indonesia dgn sedikit tambahan wawasan setempat (lokalitas). SIC telah menerapkan Tujuh  Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat kepada peserta didiknya, dengan adanya kegiatan pembiasaan pagi sebelum jam pelajaran seluruh murid melakukan sholat duha,  di hari Minggu pembiasaan bermasyarakat, Senin pentas seni, Selasa numerasi dan literasi, Rabu makan sehat bersama guru dan Kamis olahraga dan permainan tradisional, ungkap Kepala Sekolah Indonesia Cairo Priyo Nugroho dalam sambutan singkatnya.  Penyampaian rasa terima kasih dan kebanggaan atas kunjungan Menteri beserta rombongan. Beliau berharap perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat dapat semakin memotivasi seluruh pendidik dan siswa untuk berprestasi serta menjaga semangat kebangsaan di luar negeri.

Di penghujung kunjungan tersebut salah satu murid Sekolah Indonesia Cairo Ananda Amira Muhammad Amin Kelas X memberikan kenang-kenangan untuk Mendikdasmen berupa lukisan gedung Sekolah Indonesia Cairo  hasil karyanya sendiri. Penyerahan ini didampingi oleh Kepala Sekolah Indonesia Priyo Nugroho. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik