Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Pusat bekerja sama dengan FPPTI Wilayah DKI Jakarta dan Perpustakaan Universitas Tarumanagara (Untar) menyelenggarakan The 4th International Conference of Academic Libraries (KPPTI-4) di kampus Untar, Jakarta.
Konferensi ini mengusung tema “AI-Driven Academic Libraries: Innovation, Ethics, and the Future of Knowledge Management”, menyoroti bagaimana kecerdasan buatan (AI) merevolusi pengelolaan pengetahuan di dunia akademik.
Kegiatan dibuka secara resmi Prof. Dr. Amad Sudiro, , Rektor Universitas Tarumanagara, dan Maryiah, S.Sos., M.Hum., Ketua Umum FPPTI dari Universitas Indonesia.
Dalam sambutannya, Prof. Amad menegaskan bahwa AI bukan hanya tren teknologi juga instrumen yang harus diimbangi dengan nilai etika akademik dan humanisme.
Konferensi menghadirkan deretan pembicara nasional dan internasional .Pada sesi keynote, tampil Prof. Ahmad Najib Burhani, M.A., M.Sc., Ph.D. (Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Kemendikktisaintek) yang diwakilkan Dedy Saputra, Ketua Tim Kerja Ekosistem Saintek dan Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D. (Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia).
Keduanya menyoroti urgensi tata kelola data terbuka, literasi digital, dan tanggung jawab etis dalam pemanfaatan AI di institusi pendidikan tinggi.
Dalam sesi seminar internasional, sejumlah pembicara lintas negara turut hadir, antara lain:Widyasari Listyowulan, M.A.S. (Director of Government Affairs, Microsoft Indonesia) dengan paparan “Innovation in AI-Based Education”; Assoc. Prof. Christopher Khoo Soo Guan (Nanyang Technological University, Singapura) yang mengulas “Generative AI & Knowledge Graphs as Complementary Technologies for Knowledge Applications”; Assoc. Prof. Dr. Amon Petsom (Chulalongkorn University, Thailand) membahas “Capacity Building for Digital Academic Resources”;Dr. Ari Nugraha, S.Hum., M.IT. (Universitas Indonesia) dengan topik “Knowledge Management in the AI Era”;
Assoc. Prof. Dr. Ain Suzan Binti Ariffin (The Chair of STEPAN UNESCO, Malaysia) dengan sesi “Ethics and Policy in AI Implementation.”
Selain itu, dua workshop tematik turut memeriahkan acara, yaitu Nafi Al Kaustar Putrawan (AI Business Analyst, Nedzero.org) dengan materi “From Data to Action: Using AI Agents to Simplify Library Reporting”, dan Dr. Purwani Istiana, SIP., M.A. (Universitas Gadjah Mada) yang memaparkan “Strategies for Scientific Journal Writing in the Age of AI.”Acara diikuti 303 peserta yang terdiri atas pustakawan, dosen, peneliti, mahasiswa, dan pengambil kebijakan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta mitra internasional.
Dalam sesi penutupan, perwakilan FPPTI dan para peserta melakukan kunjungan kultural ke Perpustakaan Nasional RI dan Perpustakaan HB Yasin. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara lembaga pendidikan tinggi dan perpustakaan nasional dalam membangun masa depan literasi berbasis teknologi yang beretika. Kunjungan perguruan tinggi ke Perpustakaan Universitasi Tarumanagara dan Perpustakaan Universitas Bina Nusantara.
Ketua Umum FPPTI, Maryiah, menegaskan bahwa KPPTI-4 menjadi ruang dialog penting bagi para pustakawan menghadapi disrupsi AI. “Pustakawan kini berada di garis depan dalam mengawal etika penggunaan kecerdasan buatan. Mereka bukan sekadar pengelola data, tetapi penjamin integritas pengetahuan,” pungkasnya. (H-2)
Smart journalism sendiri merupakan praktik jurnalistik dengan memanfaatkan teknologi AI tanpa mengalihkan akuntabilitas dari manusia.
Atalya menilai perlu adanya pengembangan kurikulum kecerdasan buatan secara bertahap agar pelajar dapat mengenal teknologi AI secara edukatif dan bertanggung jawab.
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ornitolog internasional yang mempelajari kelompok burung antbird, yakni burung kecil pemakan serangga yang banyak ditemukan di hutan tropis Amerika
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved