Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis dari UKK Respirologi Ilmu Kesehatan Anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Cynthia Centauri Sp.A. Subsp. Resp. (K), mengingatkan bahwa paparan asap rokok dan vape selain membahayakan perokok aktif, juga mengganggu pernapasan pada anak di sekitarnya.
"Asap rokok dan rokok elektronik menjadi polutan yang berbahaya, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Bahkan residunya yang menempel di furnitur tetap bersifat toksik bagi anak," kata Cynthia, dikutip Senin (13/10).
Ia menjelaskan, ada tiga jenis paparan rokok, yakni perokok aktif, perokok pasif (secondhand smoke), dan perokok tersier (thirdhand smoke).
Ketiganya, menurut dia, dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan seperti asma, bronkitis, dan pneumonia, terutama pada anak.
Lebih lanjut, Cynthia menegaskan bahwa paparan asap rokok pada anak juga berhubungan dengan gangguan pertumbuhan.
"Penelitian menunjukkan bahwa semakin lama anak terpapar asap rokok, semakin tinggi risiko stunting dan tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan anak yang tidak terpapar," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa materi partikulat (PM) dalam asap rokok memiliki ukuran sangat kecil sehingga mampu menembus saluran napas dan masuk ke peredaran darah, memicu peradangan sistemik, serta menurunkan daya tahan tubuh anak.
Asap rokok juga dinilai dapat memicu inflamasi, stres oksidatif, hingga gangguan imunitas yang membuat anak lebih rentan terhadap infeksi pernapasan.
Oleh karena itu, Cynthia mengimbau anggota keluarga tidak merokok di lingkungan rumah atau sekitar anak.
"Langkah sederhana seperti menjauhkan sumber asap dan menjaga udara bersih di rumah sangat penting untuk melindungi kesehatan dan tumbuh kembang anak," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aerosol dari vape mengandung zat berbahaya seperti partikel halus, logam berat, dan senyawa organik volatil yang dapat masuk
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Kajian BRIN yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau.
Pemilihan Puteri WITT 2026 menjadi upaya mengajak generasi muda untuk lebih sadar akan bahaya merokok dan mendorong gaya hidup sehat terutama di kalangan perempuan.
Maladewa resmi melarang generasi muda lahir setelah 2007 merokok, membeli, atau menjual tembakau.
WHO menyebut lebih dari 100 juta orang kini menggunakan rokok elektrik termasuk sedikitnya 15 juta anak usia 13–15 tahun.
Kanker paru-paru tidak hanya menyerang perokok. Asap rokok, polusi, asbes, radon, hingga faktor genetik dapat meningkatkan risikonya pada nonperokok.
Asap rokok yang mengandung zat-zat seperti karbon monoksida dapat mengganggu fungsi oksigen dalam darah, sehingga tekanan darah ibu atau plasenta dapat meningkat.
HARI ini, 25 September 2025, masyarakat global memperingati Hari Paru Sedunia (World Lung Day).
Asap rokok aktif maupun pasif terbukti memicu penyakit serius, baik bagi perokok maupun orang di sekitarnya.
KETUA Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof Tjandra Yoga Aditama menyoroti usulan anggota DPR RI agar ada gerbong kereta api khusus untuk perokok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved