Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Gizi Nasional (BGN) didesak untuk memperkuat sistem pengelolaan dapur serta pengawasan pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah. Langkah itu harus dilakukan agar distribusi dan penyediaan makanan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Program MBG adalah langkah besar pemerintah dalam membangun generasi unggul. Karena itu, tata kelola dapur harus diperkuat agar seluruh penyedia makanan benar-benar mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan BGN,” ujar Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Zulhamdi Suhafid.
Ia menilai penyediaan makanan bergizi untuk pelajar SD, SMP, dan SMA merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan mutu sumber daya manusia. Lebih dari itu, ia menilai MBG juga memiliki efek ganda terhadap ekonomi lokal karena bahan pangan yang digunakan bisa berasal dari hasil pertanian, peternakan, dan perikanan masyarakat sekitar.
“MBG bukan sekadar makan gratis, tapi juga soal kedaulatan pangan. Program ini menggerakkan ekonomi desa, memperkuat rantai pasok lokal, dan mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Presma UINAM memandang MBG tidak hanya berfungsi sebagai program pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi siswa dan masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang. Ia menekankan perlunya pemanfaatan pangan lokal seperti sayur, ikan, telur, dan buah daerah yang memiliki nilai gizi tinggi.
“Kita perlu memandang MBG sebagai program edukatif, bukan hanya konsumtif. Program ini membantu masyarakat memahami bahwa sumber gizi terbaik sebenarnya ada di sekitar kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zulhamdi memandang MBG sebagai wadah sinergi antara berbagai sektor untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyebut kolaborasi antara dunia pendidikan, sektor kesehatan, pertanian, industri pangan, dan lembaga riset sebagai elemen penting dalam memastikan keberlanjutan program.
“MBG harus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, kampus, pelaku usaha, dan masyarakat. Kampus bisa berperan dalam riset dan inovasi gizi, sektor kesehatan memastikan keamanan makanan, sementara pertanian menyediakan bahan baku yang berkelanjutan,” pungkasnya. (E-3)
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
FAO mencatat 43,5% penduduk Indonesia tak mampu membeli pangan sehat. Program Makan Bergizi Gratis dinilai krusial bagi keluarga prasejahtera.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta Badan Gizi Nasional (BGN) agar menekankan pentingnya tidak terlalu memaksakan diri atau ngoyo dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi kembali diluncurkan hari ini di sekolah-sekolah pada 2026.
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa di awal tahun ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 19.800 unit.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved