Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IX DPR RI mengusulkan pemerintah untuk menghapus kata "gratis" dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena memiliki konotasi negatif.
Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat mengatakan, meski penghapusan kata tersebut terlihat sederhana, tetapi wacana ini menyentuh persoalan yang lebih mendasar. Ia menilai penggunaan istilah "gratis" bukan sekadar soal label, melainkan pesan politik.
"Kata 'gratis' ibarat papan nama di depan rumah sakit yang bertuliskan darurat'. Tulisannya sederhana, tetapi maknanya mendesak, yakni ada sesuatu yang harus segera ditangani tanpa syarat," kata Achmad saat dihubungi, Kamis (2/10).
Menurut Achmad, kata "gratis" pada MBG adalah sinyal bahwa negara hadir menanggung beban agar gizi anak bangsa tidak menjadi barang mewah. Namun ia mengingatkan, istilah tersebut juga kerap diasosiasikan dengan kualitas seadanya atau pemberian yang tidak berkelanjutan.
"Ketika orang mendengar kata 'gratis', seringkali yang terbayang adalah sampel, bukan barang unggulan. Pemerintah harus memastikan stigma itu tidak melekat," ujarnya.
MBG sejatinya bukan sekadar bagi-bagi makanan, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Data WHO menyebutkan setiap satu dolar yang diinvestasikan pada perbaikan gizi anak akan kembali berkali lipat melalui peningkatan produktivitas ekonomi di masa depan.
Achmad menekankan, bila kata "gratis" tetap dipakai, maka pemerintah harus memperkuat tata kelola, menjaga transparansi anggaran, serta memastikan mutu makanan. Dengan begitu, publik melihat "gratis" bukan sebagai sesuatu yang murahan, tetapi sebagai simbol hak sosial yang bermartabat.
Di sisi lain, perubahan nama menjadi Makan Bergizi Sehat memang terdengar lebih netral dan teknokratis. Namun, risiko politisnya adalah hilangnya pesan sederhana bahwa anak-anak Indonesia dapat makan bergizi tanpa biaya tambahan.
Oleh karena itu, perdebatan soal istilah tidak seharusnya menutupi tujuan utama program. Yang lebih penting adalah memastikan distribusi berjalan adil, kualitas makanan terjaga, dan keberlanjutan anggaran dapat dijamin. Nama hanyalah pintu masuk, sedangkan yang menentukan adalah isi program.
"Bangsa ini tidak akan diingat dari kata apa yang dipilih, melainkan dari komitmen nyata untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing," pungkas Achmad. (H-3)
Tak hanya soal aturan, Kemenag juga ingin mengambil posisi strategis dalam memastikan kualitas layanan.
Konsep prasmanan yang diterapkan untuk pertama kali ini memanfaatkan momentum Idul Fitri 1447 H dengan menyajikan menu khas Lebaran.
Dia menjelaskan, pelibatan UMKM tidak hanya mendukung keberhasilan Program MBG, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Airlangga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan sektor swasta untuk berperan aktif dalam mendukung efisiensi ini.
BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026 karena belum memiliki SLHS dan IPAL. Ini alasannya.
ARUN berdiri di samping para mitra untuk memastikan bahwa tantangan birokrasi dan hambatan teknis tidak mematahkan semangat pengabdian mereka.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti temuan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait maraknya pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa keberlanjutan BPJS Kesehatan penting. Namun kenaikan iuran BPJS Kesehatan tak menjawab persoalan defisit.
MAYJEN TNI (Purn) Prihati Pujowaskito resmi menjabat Direktur Utama BPJS Kesehatan. Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina, berharap direktur yang baru berani membenahi pelayanan kesehatan
KESIAPAN pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini menjadi perhatian serius parlemen, terutama dalam memastikan perusahaan memiliki perencanaan keuangan yang matang dan terukur.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Irma Suryani meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersikap tegas terkait jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja sektor swasta.
KOMISI IX DPR RI meminta BPJS Kesehatan jangan terlalu pasif dan lebih proaktif terutama kisruh penonaktifan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang saat ini terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved