Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Dirut BPJS Kesehatan  Baru Diharapkan Berani Benahi  Pelayanan JKN

Despian Nurhidayat
20/2/2026 11:52
Dirut BPJS Kesehatan  Baru Diharapkan Berani Benahi  Pelayanan JKN
Anggota DPR dari Fraksi PKB Arzeti Bilbina (kiri) bersama dengan bakal caleg PSI Doadibadai Hollo (kanan) dan bakal caleg Partai Gelora Ratih Sanggarwati berbicara dalam diskusi dengan tema Caleg artis dobrak hegemoni politik(Moh Irfan/MI)

MAYJEN TNI (Purn) Prihati Pujowaskito resmi menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan. Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina, berharap direktur utama yang baru berani membenahi sekaligus meningkatkan pelayanan jaminan kesehatan nasional. 

Menurutnya, program JKN dengan jutaan peserta dan kompleksitas layanan kesehatan nasional membutuhkan kepemimpinan yang tegas, visioner, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

"Memimpin lembaga sebesar BPJS Kesehatan bukan perkara mudah, tapi saya yakin dan optimis Pak Pujowaskito mumpuni untuk mengemban amanah itu," ujar Arzeti, Jumat (20/2). 

"Beliau (Prihatin) harus berani melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam hal pelayanan, transparansi keuangan, dan penguatan sistem digital," sambungnya.

Arzeti menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI akan terus memberikan dukungan sekaligus pengawasan agar BPJS Kesehatan semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya mendukung penuh langkah-langkah strategis yang akan diambil Dirut baru. Namun dukungan ini tentu dibarengi dengan harapan agar ada percepatan perbaikan layanan. Keluhan antrean panjang, keterlambatan klaim rumah sakit, hingga kendala akses di daerah terpencil harus menjadi prioritas pembenahan," tegasnya.

Arzeti juga mendorong agar BPJS Kesehatan memperkuat sinergi dengan fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, sehingga kualitas layanan semakin merata.

"BPJS Kesehatan harus semakin transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Transformasi digital harus benar-benar memudahkan peserta, bukan justru menambah kerumitan. Evaluasi berkala juga penting agar setiap kebijakan tepat sasaran," katanya.

Di bawah kepemimpinan baru, Arzeti meyakini, BPJS Kesehatan dapat memperkuat tata kelola dan meningkatkan kepercayaan publik.

"Harapan saya sederhana, BPJS Kesehatan harus hadir sebagai solusi, bukan sumber keluhan. Jika kepemimpinan dijalankan dengan integritas, keberanian, dan komitmen terhadap pelayanan publik, saya yakin BPJS Kesehatan akan semakin maju dan kuat," pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya