Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LUTUT adalah salah satu sendi terpenting dalam tubuh manusia. Sayangnya, banyak orang mengabaikan kesehatan lutut hingga akhirnya muncul rasa nyeri. Padahal, menjaga lutut sejak dini bisa memberi manfaat besar untuk mobilitas di masa depan.
Penelitian menunjukkan, masalah lutut mulai sering dirasakan sejak usia 30-an. Gejalanya bisa berupa nyeri tumpul saat cuaca berubah, kaku di pagi hari, atau rasa ragu untuk jongkok. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari aktivitas fisik berlebih, pekerjaan berat, kenaikan berat badan, penyakit autoimun, hingga faktor genetik.
Lutut menanggung beban berat setiap hari. Saat berjalan saja, tekanannya bisa mencapai 1,5 kali berat badan. Tak heran jika setelah nyeri punggung, nyeri lutut menjadi salah satu keluhan muskuloskeletal terbanyak pada orang dewasa.
Menurut dr. Anikar Chhabra, ahli bedah ortopedi di Mayo Clinic, lutut adalah sendi kompleks karena menopang seluruh berat tubuh saat kita bergerak. Untuk bekerja optimal, lutut bergantung pada empat kelompok otot di sekitarnya:
Otot-otot ini membantu stabilitas, menyerap guncangan, dan melindungi sendi lutut.
Penelitian membuktikan bahwa menguatkan otot-otot sekitar lutut dapat memperlambat kerusakan tulang rawan penyebab osteoartritis, bahkan mencegah operasi penggantian lutut. Latihan juga:
Menurut Alexis Colvin, profesor ortopedi di Mount Sinai, tidak ada kata terlalu dini untuk menjaga lutut. Latihan sebaiknya dimulai sejak usia 30-an, saat massa otot dan kepadatan tulang mulai menurun.
Berikut latihan praktis yang bisa dilakukan di rumah tanpa alat khusus:
Naik turun pijakan atau tangga kecil secara bergantian. Latihan ini menguatkan quadriceps dan hamstring.
Jongkok-berdiri dengan berat badan sendiri. Squat efektif melatih quadriceps, gluteal, dan propriosepsi. Hindari squat terlalu dalam bila belum terbiasa.
Berbaring telentang, angkat kaki lurus perlahan. Gerakan ini memperkuat quadriceps dan mencegah cedera.
Berdiri jinjit, tahan, lalu turunkan perlahan. Latihan ini menguatkan otot betis yang penting untuk stabilitas lutut.
Latihan sederhana yang melatih otot inti serta menjaga stabilitas lutut. Bisa ditingkatkan dengan kursi rendah atau satu kaki.
Mulailah dengan 2 set x 10 repetisi, lalu tingkatkan bertahap sesuai kemampuan. Konsultasi dengan fisioterapis atau pelatih dianjurkan agar teknik latihan aman.
Menjaga lutut sejak usia muda adalah investasi untuk kesehatan jangka panjang. Dengan latihan sederhana dan rutin, Anda bisa mencegah nyeri lutut, menjaga mobilitas, dan tetap aktif hingga usia lanjut. (BBC/Z-10)
Cedera putus urat lutut atau ligamen masih menjadi momok menakutkan bagi para atlet dan penggiat olahraga di Indonesia.
Osteoarthritis terjadi ketika tulang rawan lutut menipis sehingga menimbulkan rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan.
TEKNOLOGI semakin memegang peran penting dalam bedah ortopedi. Salah satu terobosan yang kini mulai banyak digunakan di rumah sakit terkemuka ialah robot TKR (total knee replacement).
CORI Robotic Surgical System adalah teknologi navigasi robotik canggih untuk prosedur penggantian sendi lutut, baik parsial maupun total.
Kondisi ini diakibatkan oleh penumpukan kalsium di jaringan lunak sekitar sendi, yang dapat mengganggu kemampuan bergerak dan menyebabkan nyeri yang berkepanjangan.
Jenis susu murni dapat aman untuk penderita diabetes apabila dikonsumsi dalam porsi yang tepat.
AJAKLAH lebih banyak orang untuk peduli pada kesehatan tulang, sendi, dan tubuh secara menyeluruh. Bukan hanya ketika masalah datang baru peduli, tetapi dimulai sedini mungkin.
KEBIASAAN membawa tas hanya di satu sisi bahu sering dianggap praktis dan menambah gaya, namun jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Dokter spesialis ortopedi konsultan sendi, Andra Hendriarto, Sp.OT (K), mengingatkan pentingnya mengenali gejala nyeri pinggang yang sebaiknya tidak diabaikan
LUTUT merupakan salah satu sendi terpenting dalam tubuh, tetapi juga termasuk yang paling rentan. Berikut panduan praktis untuk merawat lutut Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved