Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinannya atas persoalan yang dihadapi Ikatan Purnabakti Askes/BPJS Kesehatan terkait pengelolaan dana pensiun.
Dana pensiun memiliki filosofi mulia, yaitu memberikan jaminan, perlindungan sosial, dan proteksi di hari tua. Namun, permasalahan yang muncul justru menimbulkan kerugian dan keresahan bagi para pensiunan.
"Di manapun, ketika seseorang menitipkan harapan dan dananya untuk dikelola di masa pensiun, tentu harapannya ada jaminan sosial yang berkelanjutan. Kalau dikelola dengan baik, maka lansia tetap bisa berdaya," kata Netty, Kamis (25/9).
Ia menyoroti akar persoalan yang muncul akibat adanya perbedaan tafsir regulasi. Menurutnya, aturan pengelolaan keuangan seharusnya tunduk pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan semata berdasar pada Memorandum of Understanding (MoU) internal antara BPJS Kesehatan dan BPLK BRI.
"Hal ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut, karena terlihat ada pertentangan antara aturan OJK, MoU BPJS Kesehatan-BPLK BRI, dan aturan internal BPLK BRI itu sendiri,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.
Netty juga menyampaikan empati atas keresahan para purnabakti yang kesulitan mencairkan dana pensiun, bahkan ada yang hangus meski sebelumnya dijanjikan keuntungan. Kondisi ini, menurutnya, menyangkut persoalan kepatuhan, perlindungan, dan keadilan. Ia juga menyoroti potongan pajak yang tidak wajar.
"Kalau yang seharusnya menerima Rp500 juta hanya tinggal Rp400 juta, itu jelas besar sekali dampaknya bagi kehidupan para pensiunan. Dana sebesar itu sangat berarti untuk kebutuhan kesehatan, pendidikan anak, maupun keberlangsungan hidup," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Netty mendorong agar persoalan ini tidak hanya dikawal melalui Komisi IX, tetapi juga ditindaklanjuti ke komisi lain yang bermitra langsung dengan BRI.
Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap MoU internal BPJS Kesehatan dan BPLK BRI serta memastikan seluruh lembaga pengelola keuangan tunduk pada regulasi yang lebih tinggi. (H-3)
Netty juga mendorong pemerintah untuk memberikan pelatihan dan akses pendanaan bagi UMKM dan koperasi lokal.
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Netty Prasetyani Aher mengatakan angka pengangguran terbuka mencapai 19,31 juta per Februari 2024 dapat berimplikasi serius bagi pemerintahan baru.
langkah cepat dan responsif seperti itu perlu diambil untuk menghindari risiko yang lebih buruk terhadap penyebarannya. Ia mengatakan, skrining ketat diperlukan di pintu-pintu masuk negara
Kesiapan layanan cath lab bagi peserta BPJS Kesehatan ini merupakan hasil kolaborasi pentahelix antara pemerintah, BPJS, dan seluruh pemangku kepentingan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) mengajak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berkolaborasi untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan.
Pernyataan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan berpotensi menyesatkan publik dan memicu penyebaran hoaks
bpjs watch mengatakan dinsos dan kemensos perlu melakukan aktivasi peserta BPJS Kesehatan PBI yang dinonaktifkan
Banyak peserta PBPU sebenarnya mampu membayar iuran bulanan, tetapi tersandera oleh akumulasi tunggakan.
KOMISI IX DPR RI meminta BPJS Kesehatan jangan terlalu pasif dan lebih proaktif terutama kisruh penonaktifan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang saat ini terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved