Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Siapa menteri pendidikan sekarang? Abdul Mu'ti adalah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dilantik pada 21 Oktober 2024, beliau dikenal sebagai tokoh pendidikan dan akademisi dari Muhammadiyah. Artikel ini akan membahas profil, biodata, dan visi beliau untuk memajukan pendidikan di Indonesia.
Abdul Mu'ti lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 2 September 1968. Beliau adalah seorang akademisi dan tokoh penting di organisasi Muhammadiyah. Saat ini, ia menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027. Dengan pengalaman panjang di bidang pendidikan, Abdul Mu'ti dipercaya untuk memimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang merupakan bagian dari pemekaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Menteri pendidikan sekarang memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Berikut adalah perjalanan pendidikannya:
Pendidikan beliau di bidang pendidikan Islam dan pengalaman internasional memberinya wawasan luas untuk memajukan sistem pendidikan di Indonesia.
Sebelum menjadi menteri pendidikan sekarang, Abdul Mu'ti memiliki karier cemerlang sebagai akademisi dan aktivis pendidikan. Beliau mengajar sebagai dosen di IAIN Walisongo (1993-2013) dan menjadi Guru Besar Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sejak 2020. Selain itu, ia aktif dalam berbagai organisasi, seperti:
Beliau juga dikenal sebagai penulis buku tentang toleransi dan pluralisme, seperti Toleransi Otentik dan Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama Dalam Pendidikan. Karya-karyanya sering menjadi rujukan dalam diskusi pendidikan dan kerukunan antaragama.
Sebagai menteri pendidikan sekarang, Abdul Mu'ti fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah. Dalam pidatonya pada 1 September 2025, beliau menekankan pentingnya peran guru dan penguatan soft skills dalam program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Beliau juga mendukung program Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk membangun ekosistem pendidikan yang adil dan berkualitas.
Visi utamanya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945. Ia ingin memastikan pendidikan dasar menjadi fondasi kuat bagi generasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Abdul Mu'ti pernah terlibat dalam diskusi terkait "KrisMuha" (Kristen Muhammadiyah), yang menyoroti interaksi positif antara komunitas Muslim dan Kristen. Meski sempat memicu kontroversi, beliau menegaskan bahwa ini bukan sinkretisme agama, melainkan bentuk toleransi untuk memperkuat kerukunan. Tantangan lain yang dihadapi adalah memastikan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia, terutama di daerah terpencil.
Abdul Mu'ti menikah dengan Hj. Masmidah dan memiliki tiga anak. Kehidupan pribadinya sederhana, namun ia dikenal sebagai sosok yang berdedikasi pada pendidikan dan nilai-nilai keagamaan yang inklusif.
Dengan pengalaman sebagai akademisi dan pemimpin organisasi, Abdul Mu'ti membawa perspektif baru dalam sistem pendidikan. Kebijakannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru, kurikulum, dan akses pendidikan. Program seperti Manajemen Talenta dan KICAU 2025 menunjukkan komitmennya untuk menciptakan pendidikan yang kreatif dan bermutu.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
BELUM lama ini, pemerintah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mu’ti berpesan untuk melahirkan generasi yang unggul perlu tekun, sabar, mendidik anak-anak menjadi generasi yang taat melaksanakan salat.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada Hari Pertama Semester Genap.
Menteri Mu'ti menekankan bahwa peristiwa ini mesti menjadi momentum evaluasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved