Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG tidur adalah kondisi ketika seseorang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup sesuai kebutuhan tubuhnya, baik dari segi durasi maupun kualitas tidur.
Jika tubuh tidak memperoleh tidur yang cukup, berbagai fungsi vital seperti konsentrasi, metabolisme, imunitas, hingga keseimbangan hormon dapat terganggu.
Kurang tidur membuat otak sulit fokus, menurunkan kemampuan berpikir, serta mengganggu memori jangka pendek maupun panjang.
Tidur yang tidak cukup bisa memicu tekanan darah tinggi, detak jantung tidak teratur, hingga memperbesar risiko serangan jantung dan stroke.
Kurang tidur mengurangi produksi antibodi dan sel pelawan infeksi, sehingga tubuh lebih mudah sakit.
Kurang tidur sering dikaitkan dengan stres, mudah marah, cemas, bahkan depresi.
Tidur yang kurang mengganggu keseimbangan hormon lapar, membuat nafsu makan meningkat, serta mengganggu metabolisme gula darah.
Tubuh terasa lemas, kurang energi, dan sulit beraktivitas normal jika jam tidur tidak tercukupi.
Kurang tidur bisa membuat kulit kusam, timbul lingkar hitam di bawah mata, dan mempercepat munculnya keriput akibat peningkatan hormon stres (kortisol).
Kelelahan dan kantuk akibat kurang tidur memperlambat reaksi, meningkatkan risiko kecelakaan kerja maupun lalu lintas.
Idealnya, orang dewasa membutuhkan 7 sampai 9 jam tidur per malam agar tubuh tetap sehat dan bugar. (Z-4)
Ketahui fenomena sleep banking untuk meningkatkan fokus dan performa atletik. Apakah benar tidur bisa ditabung layaknya uang di bank? Simak penjelasannya.
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Pada umumnya, kebutuhan tidur orang dewasa adalah sekitar 7 sampai 9 jam per hari. Jika seseorang tidur di bawah durasi tersebut secara terus-menerus, hal ini disebut sleep deprivation.
Kurang tidur bukan sekadar rasa mengantuk, tetapi kondisi serius yang dapat memengaruhi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup jika dibiarkan.
Kurang tidur dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, serta gangguan mental jika terjadi terus-menerus.
Kondisi ini terjadi ketika waktu tidur lebih sedikit dari kebutuhan normal, sehingga tubuh tidak memiliki kesempatan untuk pulih dan memperbaiki fungsi-fungsinya dengan optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved