Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKAIT kerusakan yang terjadi pada museum maupun bangunan cagar budaya, seperti Museum Bagawanta Bari di Kediri, Gedung Grahadi di Surabaya, dan Bangunan Cagar Budaya di Bandung pascademo, Ketua Umum Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Marsis Sutopo, menegaskan bahwa seharusnya hal itu tidak terjadi dan seluruh pihak harusnya memiliki kesadaran untuk tidak merusak museum dan cagar budaya.
“Seharusnya semua pihak harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab, dalam kondisi apa pun cagar budaya harus dijaga karena itu milik bersama yang harus diwariskan ke generasi berikutnya,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (3/9).
Lebih lanjut, Marsis juga menambahkan bahwa merusak museum dan cagar budaya merupakan hal yang dilarang meskipun dalam kondisi perang sekali pun.
“Konvensi Den Haag 1954 melarang pengrusakan cagar budaya, meskipun dalam konflik perang,” tegas Marsis.
Cagar budaya merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang memiliki nilai bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan. Keberadaannya mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa yang perlu dilestarikan untuk memperkukuh jati diri bangsa, mempertinggi harkat dan martabat bangsa, serta memperkuat ikatan rasa kesatuan dan persatuan.
IAAl pun mendukung penegakan demokrasi, kebebasan berekspresi, dan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat melalui demonstrasi yang sekarang terjadi di berbagai kota. Namun sangat disayangkan telah terjadi pembakaran Bangunan Cagar Budaya di Surabaya dan perusakan museum di Kediri.
Untuk itu, pemerintah, pemilik, dan pengelola Cagar Budaya diharapkan untuk meningkatkan perhatian dan pengamanan terhadap Cagar Budaya yang rawan mengalami perusakan, baik secara langsung maupun tidak langsung akibat aksi massa.
Pemerintah, pemilik, dan pengelola museum, khususnya yang berada di wilayah perkotaan, juga diminta agar meningkatkan pengamanan untuk mencegah dampak negatif demonstrasi dan aksi serupa.
Selain itu, IAAI juga mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Cagar Budaya sebagai kekayaan budaya bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya. (H-3)
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Arkeolog temukan lubang berisi 10 jenazah era Viking di Cambridge. Salah satunya kerangka pria raksasa yang pernah menjalani operasi otak kuno.
Penemuan arkeologi terbaru mengungkap produksi minyak zaitun di Italia dimulai seribu tahun lebih awal dari era Romawi. Bukti ditemukan melalui residu keramik dan polen purba.
Arkeolog temukan bukti teknologi canggih manusia purba di situs Xigou, Tiongkok. Penemuan alat batu berkomposit ini meruntuhkan anggapan lama tentang evolusi di Asia Timur.
Peneliti berhasil mengidentifikasi kuburan massal korban Plak Justinian di Jerash. Bukti DNA mengungkap bagaimana pandemi melumpuhkan kota kuno 1.500 tahun lalu.
Arkeolog mengungkap penyebab kematian remaja purba "Il Principe" di Italia. Bukti mikroskopis menunjukkan ia sempat bertahan hidup 3 hari setelah diserang beruang.
Studi terbaru mengungkap perilaku budaya kompleks Neanderthal yang menata puluhan tengkorak hewan di sebuah gua di Spanyol. Bukan untuk makan, tapi ritual?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved