Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GALERI Nasional Indonesia akan melaksanakan penyesuaian tarif pada beberapa unitnya. Kenaikan tarif dilakukan dalam rangka mendukung pelestarian museum dan cagar budaya yang berkelanjutan, Museum dan Cagar Budaya atau Indonesian Heritage Agency (IHA) sebagai Badan Layanan Umum (BLU).
Plt. Kepala Museum dan Cagar Budaya Ahmad Mahendra menyatakan, penyesuaian tarif ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2024 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya.
“Perubahan ini diperlukan agar museum dan cagar budaya kita dapat terus berkembang dan memberikan manfaat edukatif serta rekreatif kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat (30/8).
Baca juga : Kemendikbud Ristek Luncurkan Indonesia Heritage Agency di Yogyakarta
Penanggung Jawab Unit Galeri Nasional Indonesia, Jarot Mahendra menjelaskan bahwa Galeri Nasional Indonesia akan menerapkan sistem ticketing terpisah untuk Pameran Tetap dan Pameran Temporer. Namun, untuk saat ini, pengunjung dapat menikmati seluruh pameran yang sedang berlangsung di Galeri Nasional Indonesia dengan cukup membeli satu tiket saja.
“Jadi, saat ini tiket berbayar di Galeri Nasional Indonesia hanya diberlakukan untuk tiket masuk pameran saja, sedangkan untuk masuk ke kawasan Galeri Nasional Indonesia selain ruang pameran tidak dikenakan tarif,” ungkapnya.
Tarif untuk anak usia 3-12 tahun sebesar Rp 10.000,-, dewasa Rp 20.000,- Warga Negara Asing (WNA) baik anak maupun dewasa sebesar Rp 50.000 ,-. Anak usia kurang dari tiga tahun dan dewasa lebih dari 60 tahun dikenakan tarif Rp 0,-.
Baca juga : Kemendikbud-Ristek Tetapkan Gereja Puhsarang Kediri Jadi Cagar Budaya
“Bebas biaya tiket diberlakukan bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana di kawasan Galeri Nasional Indonesia tanpa memasuki area ruang pamer,” ujar Jarot.
Tarif tiket di Galeri Nasional Indonesia akan mulai berlaku secara efektif pada 1 September 2024. konsisten mengupayakan transformasi terintegrasi dalam rangka peningkatan dan standarisasi pelayanan publik.
Lebih lanjut, Jarot memaparkan bahwa pengenaan tarif tiket tersebut juga diimbangi dengan penyesuaian prosedur kunjungan pameran. Pengunjung yang ingin menikmati pameran di Galeri Nasional Indonesia dapat langsung datang dan melakukan registrasi di tempat (on site) sesuai dengan pilihan waktu kedatangan antara pukul 09.00 sampai 18.00 WIB.
Baca juga : Harga Tiket Museum Dinilai Terlalu Murah
“Pengunjung yang telah berhasil melakukan registrasi dapat melakukan pembayaran di counter. Pembayaran diutamakan menggunakan pembayaran nontunai, namun pembayaran secara tunai (cash) masih kami terima selama masa adaptasi teknologi pembayaran nontunai,” tuturnya.
“Kami berharap pengunjung tetap nyaman berkunjung ke Galeri Nasional Indonesia dan semakin mencintai karya-karya seni rupa Indonesia,” lanjutnya.
Saat ini IHA mengenalkan konsep reimajinasi warisan budaya dengan tiga pilar utama yakni reprogramming (fokus pada pembaruan kuratorial dan koleksi), redesigning (fokus pada peningkatan infrastruktur, renovasi bangunan dan ruang), serta reinvigorating (fokus pada penguatan kelembagaan melalui profesionalisme dan peningkatan kompetensi individu yang terlibat dalam pengelolaan museum dan situs warisan budaya). (Z-9)
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi platform seni yang inklusif, berskala nasional dan internasional, yang diselenggarakan setiap dua tahun, dan ditujukan khusus bagi anak
JUDUL tulisan di atas ialah tesis Bung Karno mengenai perkembangan kapitalisme dalam garis hidupnya bila dalam situasi 'niedergang' (menurun).
GALERI Nasional Indonesia resmi membuka pameran bertajuk Jejak Perlawanan “Sang Presiden 2001”, sebuah tribut untuk seniman besar Indonesia, Hardi (1951-2023).
PAMERAN lukisan tunggal karya Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” di Galeri Nasional, Jakarta (19/12), batal dibuka.
Galeri Nasional Indonesia meminta maaf terkait penundaan pameran tunggal Yos Suprapto yang ditunda. Pihaknya telah mempertimbangkan faktor teknis yakni mundurnya kurator pameran.
Galeri Nasional menanggapi penundaan pameran tunggal Yos Suprapto yang dijadwalkan untuk dibuka, Kamis (19/12) akibat mundurnya kurator pameran Suwarno Wisetrotomo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved