Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG klinis lulusan Universitas Indonesia Teresa Indira Andani menyampaikan bahwa membatasi waktu atau memberikan jeda bagi diri sendiri dalam mengakses informasi bisa membantu mengurangi kecemasan.
Memantau informasi dari saluran berita maupun media sosial kadang memang perlu dilakukan untuk memahami kondisi dan perkembangan terkini, tetapi paparan informasi yang terlalu intens justru bisa menambah kecemasan.
"Kita bisa memilih sumber berita yang kredibel, membatasi waktu untuk mengakses informasi, misalnya hanya pada jam-jam tertentu, serta memberi jeda bagi diri sendiri dari terpaan informasi. Dengan begitu, kita tetap terinformasi tapi tidak didominasi oleh kecemasan," kata Teresa, Senin (1/9).
Dia mengemukakan perlunya menyadari bahwa tidak semua informasi yang beredar di platform media sosial adalah fakta.
Oleh karena itu, pengguna media sosial perlu secara cermat memilah dan memilih informasi yang akan dibaca maupun dibagikan.
"Memilah informasi bukan hanya soal ketenangan psikologis, tapi juga bentuk tanggung jawab sosial agar kita tidak ikut menyebarkan kabar
yang tidak sesuai kenyataan," kata Teresa.
Teresa mengatakan, emosi seperti kecewa, sedih, dan cemas bisa muncul setelah terpapar informasi tentang situasi yang kurang baik menyusul
demonstrasi-demonstrasi yang diwarnai kekerasan, penjarahan, dan perusakan belakangan ini.
Menurut dia, hal yang demikian manusiawi, menandakan masih adanya perhatian dan kepedulian terhadap apa yang sedang terjadi dalam masyarakat.
Teresa mengatakan bahwa emosi tidak hanya muncul karena masalah individu, tetapi juga karena pengaruh lingkungan, mulai dari keluarga, komunitas, hingga negara.
Ia menyampaikan pentingnya menyadari dan mengakui luapan perasaan dalam upaya mengelola emosi, misalnya dengan menerapkan teknik pernapasan dalam agar menyadari kondisi tubuh dan lingkungan sekitar atau berbicara dengan orang yang dipercaya. (Ant/Z-1)
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di jagat maya menjadi pemicu utama kecemasan masyarakat saat ini.
Psikolog klinis Phoebe Ramadina membagikan langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang mengalami stres akibat bencana.
Fenomena “kupu-kupu” di perut saat gugup ternyata berkaitan erat dengan sumbu otak-usus. Begini penjelasan ilmiah para ahli.
Anxiety disorder adalah salah satu kondisi terkait kesehatan mental yang paling sering terjadi. Kecemasan yang dirasakan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
KOMNAS Perempuan menemukan berbagai tindakan represif yang dialami perempuan dan anak saat terjadi demo pada akhir Agustus lalu dan mendesak hentikan praktik represif
Menurut Heru akses informasi publik bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan demi suksesnya pembangunan di Jakarta.
Sebanyak delapan institusi dalam naungan Menparekraf/Baparekraf dinilai telah melaksanakan aturan keterbukaan informasi publik.
TENTARA Nasional Indonesia (TNI) tengah mengkaji perubahan nama Pusat Penerangan (Puspen) TNI menjadi Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) TNI.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menekankan agar jajarannya mengutamakan transparansi dan akuntabilitas penyampaian informasi ke masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved