Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

7 Langkah Pertolongan Pertama Psikologis untuk Redakan Stres Pasca-Bencana

 Gana Buana
02/12/2025 21:26
7 Langkah Pertolongan Pertama Psikologis untuk Redakan Stres Pasca-Bencana
Langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang mengalami stres akibat bencana.(Freepik)

Psikolog klinis Phoebe Ramadina membagikan langkah-langkah pertolongan pertama psikologis (PFA) yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang mengalami stres atau kecemasan akibat bencana. Dilansir dari Antara, berikut adalah tujuh tips yang dapat membantu:

1. Pastikan Keamanan Fisik

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan bahwa individu berada dalam keadaan aman. "Pindahkan ke tempat yang lebih aman dan pastikan kebutuhan dasar seperti air, makanan, dan tempat beristirahat terpenuhi," ujar Phoebe.

2. Berikan Ruang untuk Validasi Emosi

Memberikan kesempatan bagi individu untuk bercerita adalah langkah penting. "Dengarkan dengan penuh perhatian, gunakan nada suara yang menenangkan, dan hindari meremehkan perasaan mereka," tambah Phoebe.

3. Fokus pada Hal-hal yang Dapat Dikendalikan

Bantu individu untuk fokus pada hal-hal yang masih dapat mereka kendalikan, seperti merencanakan aktivitas sederhana. Phoebe menyarankan, "Membuat rencana sederhana untuk beberapa jam ke depan bisa membantu mengurangi kecemasan."

4. Gunakan Teknik Grounding atau Pernapasan Perlahan

Teknik grounding atau pernapasan perlahan dapat membantu menurunkan ketegangan. Phoebe menjelaskan, "Teknik seperti ini sangat membantu untuk meredakan ketegangan emosional."

5. Hubungkan dengan Dukungan Sosial

Jika memungkinkan, bantu individu untuk terhubung dengan dukungan sosial terdekat, seperti keluarga atau relawan. "Menghubungkan mereka dengan dukungan sosial sangat penting untuk proses pemulihan," kata Phoebe.

6. Kenali Tanda-tanda Stres Fisik dan Emosional

Perubahan fisik dan emosional yang muncul saat stres dapat berupa ketegangan otot, sakit kepala, atau kesulitan tidur. "Secara emosional, seseorang bisa merasa gelisah, takut berlebihan, atau merasa kewalahan," ungkap Phoebe.

7. Batasi Paparan Berita untuk Mengurangi Stres

Terlalu sering melihat berita tentang bencana dapat memicu stres. Phoebe menyarankan, "Batasi waktu melihat berita hanya dua hingga tiga kali sehari pada waktu tertentu dan pilihlah sumber informasi yang resmi."

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan individu dapat mengurangi kecemasan dan merasa lebih tenang, aman, serta mampu membuat keputusan yang tepat dalam situasi sulit. (ANT/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya