Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Perlindungan dan perhatian yang lebih memang harus diberikan kepada bayi yang baru lahir, terutama jika bayi tersebut memiliki masalah dengan sistem kek immunan atau dilahirkan sebelum waktunya. Namun, biasanya bayi tidak perlu terkurung di dalam rumah selama berhari-hari setelah kelahiran.
Menurut pandangan medis, tidak ada aturan yang jelas mengenai kapan bayi baru lahir dapat dibawa keluar rumah. Asalkan si kecil dalam keadaan sehat, Bunda dapat membawanya keluar. Mengajak bayi keluar rumah bahkan dapat membantu membuatnya tidur lebih nyenyak di malam hari.
Meskipun umumnya tidak ada masalah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membawa bayi baru lahir keluar, antara lain.
Sebelum membawa si kecil keluar, pastikan selalu bahwa cuaca di luar cukup mendukungnya, yaitu tidak terlalu panas serta tidak sedang hujan lebat. Mengajak bayi berjalan-jalan saat cuaca tidak mendukung bisa membuatnya merasa tidak nyaman.
Bunda, sebaiknya sesuaikan pakaian si kecil dengan kondisi cuaca dan lokasi yang akan dikunjungi. Hindari pakaian yang terlalu tipis atau minim saat pergi ke tempat ber-AC. Sebaliknya, jangan gunakan pakaian yang berat dan menutupi saat ingin membawa si kecil ke tempat yang lebih hangat.
Kulit bayi yang masih sangat sensitif bisa mudah terbakar akibat sinar matahari langsung. Maka dari itu, Bunda disarankan untuk melindungi si kecil dari sinar matahari langsung, dengan menggunakan payung atau topi.
Jika si kecil berada di dalam stroller, gunakan juga penutupnya. Jika perlu, oleskan tabir surya yang sesuai untuk bayi di kulitnya.
Penting bagi Bunda untuk menjaga jarak si kecil dari orang lain. Pertahankan jarak sekitar 2 meter antara Bunda, si kecil, dan orang lain. Ini penting karena kita tidak dapat mengetahui apakah orang di sekitar kita sedang mengalami sakit. Meski demikian, Bunda tetap bisa mengajak si kecil keluar rumah untuk menikmati udara segar.
Meski Bunda boleh membawa bayi keluar, tetap penting untuk mempertimbangkan terlebih dahulu tujuan yang akan didatangi. Usahakan untuk menjauhkan si kecil dari tempat-tempat dengan banyak orang yang sakit, karena sistem imun bayi masih lemah dan belum cukup siap melawan infeksi. Penting bagi Bunda mengikuti jadwal imunisasi bayi untuk daya tahan tubuh bayi.
Usahakan untuk tidak membiarkan sembarang orang menggendong, memegang, atau mencium si kecil, ya, Bun. Pastikan mereka membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh si kecil.
Di samping hal-hal di atas, penting juga untuk memilih waktu yang tepat saat membawa bayi keluar rumah, yaitu setelah ia tidur siang, makan, dan selesai ganti popok. Jangan lupa membawa perlengkapan si kecil, terutama jika kegiatan di luar rumah akan berlangsung lebih dari 1 jam. Biasanya, bayi membutuhkan pakaian, makanan, dan popok tambahan.
Selain bermanfaat bagi anak, aktivitas di luar rumah juga menguntungkan ibu, terutama bagi yang belum sempat keluar sejak melahirkan. Penting untuk diingat, kesehatan bayi sangat dipengaruhi oleh kesehatan dan kebahagiaan ibunya. Maka dari itu, selama anak dalam keadaan sehat, tidak ada alasan untuk merasa ragu membawanya pergi, Bu.
Namun, apabila anak memiliki masalah kesehatan tertentu, sebaiknya ibu terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai keamanan membawa anak ke luar rumah. (HalloSehat/Z-2)
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved