Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji memaparkan ada 4 tantangan untuk menurunkan stunting saat ini. Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (1/7).
Masalah pertama yakni nutrisi yang upaya pemenuhannya sudah dilakukan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kemudian masalah air bersih karena beberapa daerah seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua masih sulit air bersih.
"Saya kemarin keliling NTT lumayan (sulit) untuk air bersihnya termasuk Papua. Kemudian edukasi juga sangat penting dengan berbagai pendekatan, termasuk masalah jamban sehat dan rumah layak huni," kata Wihaji.
Berdasarkan SSGI 2024 prevalensi stunting mencapai 4,4 juta anak atau 19,8% alami stunting. Tren penurunan stunting karena penyerapan PMT yang dinilai cukup baik. Pada 2025 ditargetkan stunting turun menjadi 18,8%. Pada 2024 juga yang menjadi masalah adalah underweight yang naik 0,9% menjadi 16,8% maka terus dilakukan intervensi.
"Sementara itu ada 8.682.170 keluarga yang berisiko stunting. Dari angka tersebut 1,4 juta masuk kategori desil 1; sekitar 3,7 juta tidak memiliki jamban layak; sebanyak 1,9 juta keluarga tidak memiliki air minum utama yang layak; dan 4,4 juta keluarga tidak menggunakan KB modern," paparnya.
Oleh karena itu dibutuhkan program intervensi seperti MBG untuk memenuhi gizi ibu hamil dan anak-anak. Namun masih banyak kelompok yang belum terpenuhi untuk program unggulan Presiden RI tersebut. Seperti MBG untuk ibu hamil dengan sasaran 259.078 namun baru 15.345 ibu hamil.
Selain itu ada ibu menyusui targetnya 332.447 namun masih 25.099 yang terpenuhi dan balita Non PAUD dari 8.529.226 batu terpenuhi 108.817 anak. (H-3)
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat memiliki angka stunting tertinggi yaitu 35,3% atau sekitar 509 ribu anak.
bila dibandingkan tahun 2024 dengan 2023 maka stunting berhasil diturunkan dari 4,8 juta menjadi 4,4 juta atau berhasil menurun 357.705 balita.
DISPARITAS prevalensi stunting antara provinsi masih sangat besar. Provinsi Bali menjadi provinsi terbaik dalam hal penurunan stunting, bahkan jauh di bawah angka nasional.
Program peningkatan mutu pengukuran di Posyandu juga terus diperkuat melalui distribusi 300.000 alat antropometri.
Jaya Negara menekankan untuk memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan efektif dalam menurunkan angka stunting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved