Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Orang yang menderita diabetes harus lebih selektif dalam memilih makanan, terutama yang mengandung karbohidrat seperti roti, karena dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.
Roti yang mengandung karbohidrat sederhana dan memiliki serat sedikit umumnya memiliki indeks glikemik (IG) yang tinggi, yang bisa memperburuk kestabilan kadar gula darah.
Indeks glikemik (IG) adalah ukuran yang menilai seberapa cepat makanan berkarbohidrat dapat meningkatkan kadar glukosa darah setelah dimakan. Makanan dengan IG tinggi dapat menyebabkan lonjakan glukosa yang cepat, sedangkan makanan dengan IG rendah dicerna lebih lambat dan membantu menstabilkan kadar gula darah.
Oleh karenanya, bagi penderita diabetes disarankan untuk memilih makanan dengan IG rendah agar kadar glukosa tetap terjaga.
Menurut informasi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mengelola pola makan dengan benar merupakan langkah penting untuk mempertahankan kestabilan kadar gula darah. Salah satunya adalah menghindari jenis roti yang dapat menyebabkan lonjakan gula secara mendadak.
Hal ini juga diperkuat oleh situs Everyday Health, yang menunjukkan bahwa tidak semua jenis roti aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, terutama yang rendah serat dan tinggi kandungan gula tambahan.
Roti putih dibuat dari tepung terigu yang telah melalui proses pengolahan halus, sehingga sebagian besar serat, vitamin, dan mineral alaminya ikut terbuang. Karena kandungan seratnya rendah dan kaya akan karbohidrat olahan, roti putih memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat memicu peningkatan kadar gula darah secara cepat.
Harvard T. H. Chan School of Public Health menyatakan bahwa makanan yang terbuat dari tepung olahan, seperti roti putih, bisa meningkatkan risiko resistensi insulin jika dikonsumsi secara berlebihan.
Roti manis umumnya mengandung gula tambahan, sirup jagung tinggi fruktosa, dan lemak jenuh. Dengan kalori yang cukup tinggi serta karbohidrat yang mudah dicerna, roti jenis ini dapat memperburuk kontrol gula darah.
Menurut peringatan dari Everyday Health, penderita diabetes sebaiknya menghindari roti yang diberi lapisan manis, selai, atau isian krim karena kandungan gulanya sangat tinggi dan hampir tidak mengandung serat yang bermanfaat.
Roti sourdough sering dianggap lebih sehat karena diproduksi melalui proses fermentasi alami yang dapat menurunkan indeks glikemik. Namun, tidak semua produk sourdough di pasaran diproses dengan cara yang serupa.
Banyak roti sourdough komersial tidak melalui fermentasi yang cukup lama dan sering menggunakan tepung putih olahan. Akibatnya, kandungan serat dan manfaat kesehatan yang ditawarkannya berkurang.
Manfaat tepat dari roti sourdough hanya bisa didapatkan jika dibuat dari tepung gandum utuh dan difermentasi secara alami dalam waktu yang cukup lama.
Penderita diabetes disarankan untuk memilih roti yang terbuat dari 100% gandum utuh, memiliki minimal 3 gram serat per potong, dan rendah gula tambahan. Membaca label nutrisi secara teliti sangat berguna untuk memilih jenis roti yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Menurut CDC, pengelolaan diabetes yang baik memerlukan keseimbangan antara jenis makanan, waktu penyajian, dan ukuran porsi. Memilih karbohidrat yang kompleks dan kaya serat dapat memperlambat proses penyerapan glukosa dalam darah, sehingga menghindari lonjakan gula yang tiba-tiba.
Dengan memahami nilai gizi pada roti serta pengaruhnya terhadap kadar glukosa, individu yang menderita diabetes dapat mempertahankan stabilitas gula darah dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. (Everyday Health/American Diabetes Association/Centers for Disease Control and Prevention (CDC)/Harvard T.H. Chan School of Public Health/Z-2)
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Langkah pertama dalam merawat luka diabetes adalah menjaga kebersihan luka setiap hari. Luka harus dibersihkan menggunakan air mengalir dan sabun
Diabetes tipe 5 atau maturity onset diabetes of the young (MODY), merupakan variasi diabetes yang biasanya muncul pada usia muda biasanya kurang dari 25 tahun.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Mengenali tanda-tanda awal gula darah tinggi, mengetahui langkah pertolongan pertama, serta menerapkan pola hidup pencegahan menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Banyak orang mengaitkan kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia langsung dengan diabetes. Namun, kenyataannya ada faktor lain.
Risiko metabolisme tubuh juga perlu diwaspadai dari tingginya kadar gula darah. Selain resistensi insulin, gula darah yang tinggi dapat meningkatkan komplikasi serius
Latihan kekuatan atau angkat beban dapat memberikan manfaat yang lebih besar daripada olahraga lari, khususnya dalam mengontrol gula darah dan mengurangi lemak tubuh.
Gula darah atau glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh manusia. Glukosa berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari, terutama dari karbohidrat.
Jika tidak dikendalikan, hiperglikemia dapat menimbulkan kerusakan serius pada organ tubuh seperti mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved