Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DISASTER Risk Reduction Center (DRRC) atau Pusat Pengurangan Risiko Bencana Universitas Indonesia melakukan kerja sama bidang limnologi dan hidrologi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kepala DRRC UI Fatma Lestari menyampaikan pentingnya kerja sama dua lembaga tersebut dijalin sebagai langkah persiapan dan adaptasi dampak perubahan iklim.
Limnologi adalah ilmu yang mempelajari ekosistem perairan darat, termasuk danau, sungai, waduk, lahan basah, dan air tanah. Sementara hidrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang air di bumi, termasuk pergerakan, distribusi, dan kualitasnya, serta siklus hidrologi dan interaksinya dengan lingkungan.
"Kerja sama ini diharapkan membuka peluang kolaborasi dengan BRIN dalam melakukan riset-riset di bidang limnologi dan hidrologi," ujar Fatma, melalui keterangannya, Kamis (26/6).
Sementara itu, Kepala Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air, Luki Subehi memaparkan ruang lingkup dan rencana implementasi kerja sama. Kolaborasi dengan kesepakatan waktu selama 18 bulan ini fokus pada pengembangan model konservasi air tawar berbasis IoT di wilayah rawan kekeringan di Kulonprogo, Yogyakarta.
Ruang lingkupnya meliputi riset kolaboratif, pelatihan untuk masyarakat, serta pemanfaatan dan publikasi bersama-sama. Pengembangan teknologinya pun difokuskan pada rehabilitasi embung, sistem irigasi tetes bertenaga surya, serta sensor kelembaban tanah dan cuaca untuk distribusi air yang efisien.
Program ini langsung melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dalam pengelolaan sistem dengan pendekatan partisipatif. Sementara sasaran utama dari kegiatan yang dilakukan adalah efisiensi penggunaan air, peningkatan hasil pertanian, pelestarian embung, dan penguatan kapasitas lokal.
"Keberlanjutannya program yang baik ini merupakan langkah strategis tata kelola air berbasis komunitas dan adaptasi dengan perubahan iklim," kata Luki.
Sebelumnya, beberapa bulan lalu, DRRC UI, BRIN, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia telah melakukan asesmen lapangan di Dukuh Bendo, Desa Ngentrian, Kulonprogo, Yogyakarta. (H-3)
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
KERUSAKAN ekosistem global dan perubahan iklim tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu perubahan serius dalam hubungan antara manusia dan nyamuk.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam hal mitigasi bencana yang tepat di tengah ancaman dampak perubahan iklim yang semakin besar.
MOMEN Global Climate Change Week 2025 (GCCW2025) yang berlangsung setiap akhir Oktober menjadi pengingat pentingnya kontribusi semua pihak untuk menekan laju perubahan iklim.
PERUBAHAN iklim memiliki dampak signifikan bagi manusia. Mulai dari ancaman cuaca ekstrem yang diikuti dengan bencana alam, kekeringan, hingga meningkatnya berbagai ancaman kesehatan.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat riset dan inovasi mengatasi krisis air serta memberikan dukungan penuh melalui kegiatan World Water Forum ke-10 di Bali.
PEMERINTAH dinilai perlu melakukan langkah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan air di tengah ancaman kekeringan berbagai wilayah Indonesia.
Energi panas yang ditimbulkan oleh Matahari membuat air yang berada di laut, danau, dan sumber air di permukaan mengalami proses penguapan. Proses ini disebut dengan evaporasi.
Jumlah daerah aliran sungai (DAS) yang kritis di Indonesia terus meningkat. Meningkatnya DAS kritis sangat berpengaruh pada perubahan iklim.
Siklus hidrologi atau bisa disebut juga dengan siklus air adalah proses di mana air yang berasal dari atmosfer bumi akan kembali lagi ke atmosfer dan proses tersebut akan kembali berulang-ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved