Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR yang cukup dan berkualitas berperan krusial dalam mendukung kesehatan jantung. Berbagai penelitian dan anjuran dari organisasi kesehatan menyatakan bahwa pola tidur yang tidak baik dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, serangan jantung, stroke, dan gangguan irama jantung.
Tidur merupakan elemen penting dalam gaya hidup yang sehat. Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh merasa lelah tetapi juga langsung mempengaruhi fungsi organ, termasuk jantung.
Saat tidur, tubuh melakukan pemulihan dan pengaturan beragam fungsi penting, seperti tekanan darah, detak jantung, dan keseimbangan hormon.
Jika waktu tidur tidak cukup, sistem saraf otonom akan lebih aktif, yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa merusak pembuluh darah dan memicu masalah jantung.
Di samping itu, tidur yang buruk juga mengganggu metabolisme tubuh. Kurang tidur terbukti dapat meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dan menyebabkan resistensi insulin, yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2.
Gabungan antara hipertensi, masalah metabolisme, dan peradangan dalam tubuh menjadi faktor utama penyebab penyakit jantung koroner. Untuk menjaga kesehatan jantung, para pakar merekomendasikan agar orang dewasa tidur antara 7 hingga 9 jam setiap malam.
Tidur siang yang singkat, sekitar 20–30 menit, juga dapat memberikan keuntungan tambahan seperti mengurangi stres, meningkatkan konsentrasi, dan memperbaiki suasana hati semua faktor ini berkontribusi pada kesehatan jantung.
Meningkatkan kualitas tidur bisa dimulai dengan langkah-langkah sederhana. Ini termasuk menjaga rutinitas tidur dan bangun yang teratur setiap hari, menghindari perangkat elektronik sebelum tidur, mengurangi konsumsi kafein dan alkohol menjelang malam, serta menciptakan lingkungan tidur yang tenang, gelap, dan sejuk.
Aktivitas fisik secara rutin juga terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur. Jika gangguan tidur terus berlanjut, seperti insomnia atau tidur yang tidak nyenyak dalam waktu lama, masyarakat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Penanganan awal sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Tidur bukan hanya sekadar waktu untuk istirahat, tetapi merupakan kebutuhan biologis yang berdampak besar pada kesehatan jangka panjang.
Memperbaiki kebiasaan tidur menjadi salah satu cara yang efektif dan mudah untuk melindungi jantung serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Sumber: kemenkes, siloam hospital.
Penelitian terbaru mengungkap tunas bambu (rebung) berpotensi menjadi superfood global yang ampuh mengontrol gula darah hingga kesehatan jantung.
Pola makan berperan besar dalam kesehatan jantung. Kenali 5 jenis makanan tinggi garam, gula, dan lemak yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan sebaiknya dihindari.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa orang dewasa yang berjalan kaki dengan durasi lebih lama lebih dari 10 menit
untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko kematian, cara melakukan jalan kaki ternyata perlu diperhatikan.
Puding chia juga direkomendasikan karena biji chia diketahui berperan dalam menurunkan trigliserida dan kolesterol
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal rutin berolahraga dan menjauhi stres.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Penderita sakit pinggang direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras.
Tidur bukan hanya istirahat. Studi baru ungkap peran hormon pertumbuhan yang bangun otot, tulang, metabolisme, hingga kejernihan otak esok hari.
Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan proses biologis penting yang dikendalikan oleh otak dan hormon, seperti melatonin.
Riset terbaru University of Michigan menemukan neuron di hipotalamus berperan menjaga kadar gula darah, terutama pada empat jam pertama tidur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved