Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Pemerintah Daerah.
“Hari ini saya khusus ke Indramayu, tadi pagi saya ke pasar, lalu bertemu Bupati dan Wakil Bupati. Tadi juga bersama Wakil Gubernur mengecek kesehatan gratis dan program Makan Bergizi Gratis, dan sekarang kita melihat proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera,” ujar Gibran dilansir dari keterangan resmi, Senin (26/5).
“Kita lihat tadi bantuan dari Baznas dan juga pembangunan masjid, InsyaAllah bulan Juli nanti sudah jadi,” lanjutnya.
Gibran berharap rumah-rumah yang telah dibangun bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga dan tidak dialihfungsikan. “Kami berharap kalau nanti rumahnya sudah jadi, rumah yang disediakan ini bisa dirawat, dan mohon maaf jangan dijual,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan menyebutkan, pihaknya berperan dalam mendanai sejumlah aspek teknis proyek, termasuk infrastruktur sosial dan insentif tenaga kerja lokal.
“Kami menyalurkan bantuan dengan membangun ZCorner, masjid, dan juga unit usaha. Kami juga membantu membayar tukang yang membangun 90 rumah di sini. Pemerintah Daerah menyiapkan lahannya, kami yang membayar tukangnya, dan anggaran rumahnya dari Kemensos. Ini kolaborasi yang luar biasa,” ucap Rizaludin.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalu Baznas. “Terima kasih juga kepada para muzaki yang telah mempercayakan dananya kepada Baznas,” katanya.
Proyek pembangunan kampung nelayan ini berada di atas lahan seluas 1,6 hektare, yang akan menampung 259 jiwa. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan, proyek ini ditujukan bagi masyarakat pesisir terdampak rob dan dirancang untuk mendukung kemandirian keluarga.
“Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 5 Desember 2024. Kita berharap di akhir Juli 2025 sudah bisa ditempati. Sekarang tinggal tahap finishing, seperti pengecatan dan pembangunan masjid. Kami juga berdayakan masyarakat dengan pelatihan-pelatihan. Ketika suaminya melaut, ibunya bisa berjualan. Harapannya, keluarga bisa mandiri,” katanya. (H-2)
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Baznas memberikan program layanan kesehatan gratis bagi korban penyintas bencana banjir di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Zakat perusahaan memiliki peran strategis dalam memperkuat program-program pemberdayaan mustahik.
Pelaksanaan pembinaan oleh Kemenag yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 75 awardee dari 15 perguruan tinggi.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Baznas RI menggelar Baznas Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam memperkuat gerakan zakat di Indonesia. Salah satu penerimanya adalah Komeng.
Keberhasilan Ponco Sulistiawati menjadi contoh nyata dampak zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
BAZNAS RI terus mendorong pelibatan aktif BAZNAS daerah dalam perencanaan dan implementasi program ZIS-DSKL yang berdampak langsung bagi mustahik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved