Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Mahasiswa di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta saat ini dipercaya untuk mengelola ZCoffee yang merupakan program dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan keterampilan kewirausahaan mahasiswa dibidang usaha minuman kopi.
Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan bahwa program Zcoffee merupakan hasil kolaborasi dengan pihak kampus yang akan menyasar kepada mustahik yang juga merupakan mahasiswa, dengan harapan para mahasiswa dapat meningkatkan ekonomi dan keterampilan kewirausahaan mereka di bidang usaha minuman kopi.
"Program ZCoffee ini menjadi salah satu upaya Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik yang merupakan mahasiswa sekaligus juga mengasah keterampilan mereka," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (19/5).
Noor Achmad berharap, ZCoffee ini dapat dikelola dengan baik dan profesional sehingga ke depan dapat terus berkembang di seluruh kampus di Indonesia.
Sementara itu, Rektor UNS Prof. Dr. Hartono menyampaikan terima kasih kepada Baznas atas kolaborasi program ZCoffee ini. “Kami khususnya dari UNS Surakarta menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Baznas atas program ZCoffee kolaborasi dengan kampus-kampus di Jawa Tengah," kata dia.
Pihaknya berharap, dengan digelarnya program ZCoffee kampus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi mahasiswa Mustahik. "Semoga dengan adanya program ZCoffee kampus ini dapat memberi manfaat untuk kampus dan mahasiswanya," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi II Baznas M. Imdadun Rahmat mengatakan target Program ZCoffee 2025 adalah memperluas kerja sama pelaksanaan program sebanyak 100 titik baru di berbagai kampus, baik kampus negeri maupun kampus swasta, untuk 200 barista mustahik penerima manfaat.
"Program kolaborasi dengan kampus ini, selain untuk meramaikan tren mahasiswa dalam menikmati berbagai varian rasa kopi juga untuk dapat memberikan dampak yang luas, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para barista mustahik penerima manfaat program ZCoffee," ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2023, ZCoffee telah hadir di 37 titik yang tersebar di 7 Provinsi (Provinsi Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Provinsi Sulawesi Selatan) dan 21 Kabupaten/Kota serta telah memberikan manfaat kepada 72 mustahik.
Di Provinsi Jawa Tengah BAZNAS RI telah menjalin kerja sama dalam pelaksanaan dan pengembangan program sekaligus meresmikan untuk enam kampus di hari ini yaitu: Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Wahid Hasyi (UNWAHAS), Universitas Muhamadyah Semarang (UNIMUS) UIN Walisongo dan UIN Raden Mas Said Surakarta. (H-1)
BAZNAS memeriahkan Zawa Funwalk 2025 dengan menghadirkan produk pemberdayaan mustahik, seperti ZCoffee, ZChicken, dan Paket Logistik Keluarga.
Zakat perusahaan memiliki peran strategis dalam memperkuat program-program pemberdayaan mustahik.
Pelaksanaan pembinaan oleh Kemenag yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 75 awardee dari 15 perguruan tinggi.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Baznas RI menggelar Baznas Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam memperkuat gerakan zakat di Indonesia. Salah satu penerimanya adalah Komeng.
Keberhasilan Ponco Sulistiawati menjadi contoh nyata dampak zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
BAZNAS RI terus mendorong pelibatan aktif BAZNAS daerah dalam perencanaan dan implementasi program ZIS-DSKL yang berdampak langsung bagi mustahik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved